sumber : katadata.co.id

BATAM, SIJORITODAY.com—Dengan tingkat produksi ikan sebesar 13,6 juta ton pada 2011, Indonesia merupakan produsen ikan terbesar di Asia Tenggara. Posisi kedua ditempati oleh Vietnam dengan tingkat produksi sebesar 5,15 juta ton. Selanjutnya, beberapa negara lain mengikutinya.

Kendati menempati posisi teratas, tingkat konsumsi ikan Indonesia masih jauh tertinggal dari negara tetangga. Negara dengan tingkat konsumsi ikan terbanyak di Asia Tenggara justru Malaysia yang mencapai 58,1 kilogram per kapita per tahun.

Sedangkan, Indonesia berada di urutan kelima dengan tingkat konsumsi sebesar 32,23 kg per kapita per tahun.

Minimnya konsumsi ikan terlihat dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional 2014 yang menunjukkan bahwa kontribusi ikan sebagai sumber protein baru mencapai 14 persen.

Padahal, ikan berperan penting dalam menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Guna memacu konsumsi ikan nasional, pemerintah mengambil langkah strategis mulai dari merevitalisasi pasar ikan hingga meningkatkan produksi hingga 25,91 juta ton pada tahun 2016.

Indonesia perlu belajar dari Jepang yang memiliki kegemaran mengkonsumsi ikan setiap hari. Tingginya asupan ikan mendukung kesehatan masyarakat  hingga meningkatkan angka harapan hidup.

Dibanding Indonesia yang memiliki angka harapan hidup 70 tahun, Jepang dengan kebiasaan hidup dan pola makan sehatnya dapat mencapai 83 tahun.
Sumber : katadata.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here