Menteri Pertanan RI, Andi Amran Sulaiman melakukan penyemaian di lahan sawah desa Bukit Langkap, Kabupaten Lingga, Rabu (7/9). Foto : ruzi

LINGGA, SIJORITODAY.com–Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menginginkan Provinsi Kepulauan Riau menjadi pengekspor beras organik dengan mencanangkan gerakan pencetakan 10.000 Hektar sawah padi organik di Kepulauan Riau.

“Gerakannya kita mulai hari ini. Ada peluang cukup besar dari sini tetapi dalam bentuk beras organik. Kami siapkan 10.000 Ha. Kami sudah merevisi anggaran karena melihat potensi ini,” ungkapnya usai meresmikan penyemaian bibit padi di petakan sawah Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Rabu (07/09),

Menurutnya, Kepri memiliki peluang menjadi lumbung beras organik nasional dan bisa memenuhi permintaan pasar Singapura dan Malaysia yang selama ini diimpor dari Vietnam, Myanmar dan Thailand.

“Kita ada peluang dari sini. Jaraknya ke Singapura hanya dua sampai tiga jam saja. Untuk kebutuhan Singapura aku selesaikan dari sini. Disini fokus organik, jangan anorganik,” ungkapnya.

Selain kebutuhan ekspor, lanjut Amran, pencanangan gerakan tersebut juga ditujukan agar kedepan Kepri mampu swasembada pangan.

“Kita mulai tahun ini dan tahun depan. Disini (Lingga) bisa 5.000 Ha. Kalau minta lebih besar lagi kami kasi. Insyaallah kami suport,” tuturnya.

Mentan cukup optimis terhadap peluang keberhasilan pertenaian padi organik di Kepri karena beberapa daerahnya seperti di Kabupaten Lingga memiliki alam yang cukup mendukung serta masih perawan.

“Ini tanah perawan, belum pernah digarap. Jadi keuntungannya komperatif. Nantinya full mekanisasi,” ujarnya.

Selain itu, akan bangun agen pupuk organik di Lingga. Hal tersebut disampaikan menteri pertanian pada saat kunjungan kerja sekaligus melihat langsung cetak sawah di Desa Bukit Langkap kecamatan Lingga Timur.

“Langsung agen akan kita bangun  di sini. Saya hubungi langsung Dirutnya. Agen kami bangun,” cetusnya.

Mentan bersama rombongan juga menyempatkan diri berkunjung ke Desa Sungai Besar tempat pencanangan sawah percontohan Pemerintah Kabupaten Lingga yang telah mencapai masa panen perdana pada bulan Juli 2016 lalu.

Di Desa Sungai Besar, Mentan RI, Gubernur Kepri serta Bupati Lingga melakukan peletakan batu pertama pembangunan tugu Agrominapolitan Kabupaten Lingga.

 

Penulis : ruzi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here