Pihak ATB lakukan pembongkaran saluran air ilegal. Foto : Putra

BATAM, SIJORITODAY.com — Selain mendapat komplain dari masyarakat ternyata PT Adhya Tirta Batam (ATB) mengalami kerugian besar akibat maraknya pencurian air.

“Kita terima informasi warga harus membayar air dari saluran ilegal tersebut dengan harga yang bervariatif mulai Rp.150-500 ribu setiap bulannya,” ungkap Iman disela-sela pembongkaran saluran air ilegal, Kamis (23/02).

Staff Humas ATB Batam ini pun menambahkan, oknum yang melakukan penyambungan pipa secara ilegal tersebut diserahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib. Penemuan sambung ilegal tersebut juga berdasarkan adanya keluhan warga setempat pada bulan Januari lalu yang merasa keberatan.

Akibat dari ulah pencuri air tersebut, ATB mengaku alami kerugian yang sangat besar. Namun saat ini pihaknya belum melakukan perhitungan.

“Untuk nominal besarnya kerugia ¬†kita belum mengetahui angka pasti,” kata Iman.

ATB pun menghimbau kepada warga yang menemukan jaringan pipa ilegal agar bisa segera melapor kepada ATB sehingga tidak menganggu distribusi air bersih pada masyarakat pelanggan kota Batam.

Penulis : Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here