Pihak ATB bersama Polisi melakukan pengecekan terhadap saluran air ilegal. Foto : putra

BATAM, SIJORITODAY.com — PT Adhya Tirta Batam (ATB) kembali menertibkan dua saluaran air ilegal di kawasan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Sambungan pipa tidak resmi tersebut diduga dimanfaatkan oleh warga yang tinggal di kawasan pemukiman liar sejak satu tahun lalu.

Dikatakan Staff Humas ATB Batam, Iman Suryanto dilokasi, Kamis (13/02), “Dugaan kami penyalahgunaan saluran air ilegal ini sudah berlangsung sekitar satu tahun. Dilihat dari sambungan pipa tersebut dilakukan oleh orang yang sudah profesional.”

Pantauan dilapangan, dua titik lokasi yang ditertibkan berada di depan jalan Rusunawa Kabil. Kuat dugaan, pencurian air tersebut dilakukan oleh salah seorang oknum yang kemudian disalurkan ke ratusan rumah warga di kawasan pemukiman liar yang tak jauh dari lokasi penertiban tersebut.

Hal yang sama juga terjadi di lokasi yang tak jauh dari Rusunawa Kabil, tepatnya berada di depan Puskesmas Kampung Jabi, Batu Besar.

“Saat ini kita tidak mengetahui apakah pelaku pencurian air di dua lokasi yang kita tertibkan sama atau tidak. Yang jelas sudah kita laporkan kepada pihak kepolisian supaya bisa diproses hukum,” tegas Iman.

Akibat dari adanya pencurian air tersebut, pihak ATB merasa sangat dirugikan. “Pasalnya, selama ini kita menerima keluhan pelanggan adanya penyaluran air ketempat mereka yang sering ngadat. Inilah salah satu penyebabnya,” tutup Iman.

Penulis : Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here