TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com – – Apabila ingin terdaftar sebagai pemilih saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota 2018 mendatang, maka dianjurkan tetap melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Hal ini mengingat masih banyaknya penduduk Tanjungpinang yang belum melakukan perekaman.

“Saat ini masih sekitar lebih kurang 70 persen yang baru melakukan perekaman. Dan ada juga yang telah melakukan perekaman, tetapi kartu E-KTPnya masih belum terbit karena masih terkendala blanko dari pemerintah pusat,” ujar Irianto, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tanjungpinang usai mengikuti acara di Hotel Bintan Plaza pada hari Senin (10/4).

Irianto menghimbau apabila ingin terdaftar sebagai pemilih, harus melakukan perekaman terlebih dahulu. Meski belum terbitnya E-KTP, setelah melakukan perekaman, maka akan ada surat keterangan sementara.

“Kita dalam waktu dekat ini akan ke Mendagri untuk segera koordinasikan kendala kekurangan blanko dan proses E-KTP. Karena saya juga masih baru, kita akan melihat kelemahan sistim kita saat ini,” jelas Irianto.

Sementara terkait peralatan perekaman E-KTP yang kerusakan, Irianto beralasan bahwa alat itu telah dikirim ke Mendagri untuk dilakukan perbaikan.

“Menggunakan anggaran kita (APBD) tidak boleh atau tidak diijinkan. Maka dikirim ke Jakarta, tetapi sudah ada satu tahun belum juga dikirim balik ke daerah kita,” paparnya.

Berbeda dengan Pemkab Bintan yang hanya berjangka satu bulan dalam melakukan perbaikan, Irianto juga ingin mencari tahu perbedaan itu.

“Saat ini peralatan kita yang stanby hanya satu. Kita juga ingin tahu bagaimana Bintan bisa cepat, makanya kita cari tahu terlebih dahulu dengan mendatangi mendatangi mendatangi Mendagri terkait hal ini,” ungkapnya.(Akok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here