Prof. Dr. Rer. Nat. H. Rayandra Ashar, M.Si selaku Wakil Rektor I UMRAH yamg membidangi Akademik dan Kemahasiswaan

TANJUNGPINANG SIJORITODAY.com–
Pemajuan jadwal pembayaran uang kuliah dilingkungan kampus UMRAH yang sebelumnya di jadwalkan pada kalender akademik tanggal 14 agustus sd 30 agustus 2017 telah berubah, dimajukan menjadi 17 juli s.d 31 juli 2017, berdasarkan terbitan surat edaran nomor: 2411/UN53.04/SE/2017 tentang pembayaran uang SPP/UKT mahasiswa/i.

Hal ini dijelaskan Prof. Dr. Rer. Nat. H. Rayandra Ashar, M.Si selaku Wakil Rektor I UMRAH yang membidangi Akademik dan Kemahasiswaan.

Dia mengatakan, dimajukannya jadwal pembayaran UKT mahasiswa ini bukan semata-mata untuk memberatkan mahasiswa, namun ada kebijakan yang yang perlu diutamakan untuk menunjang kegiatan kemahasiswaan.

“Jadwal pembayaran UKT dimajukan karena ada target akumulasi dana yang harus di capai agar Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2017 sebesar 17 Miliyar bisa tercapai, jika DIPA tercapai lebih satu dari 17 Miliyar, Umrah akan mendapatkan sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) tahun 2016 sebesar 3 Miliyar dan tahun 2017 sebesar 17 M jadi total yang akan diterima 20 M dan untuk mendapatkan dana SILPA selama tiga bulan terhitung dari target DIPA yang sudah tercapai,” pungkasnya, Jumat (20/07/2017).

Jika UMRAH telah tercapai 17 Miliar, kemudian UMRAH harus mengajukan ke KPPN untuk pengakuan.

“Pengakuan bahwa sudah bisa dipakai oleh KPPN dan KPPN akan membuat surat DJA (dirjen anggaran) waktu pengurusan ini oleh KPPN ke DJA ini SOP nya terhitung 3 bulan setelah tercapai 17M  lalu DJA akan mengeluarkan DIPA baru,” ujarnya.

surat edara tentang pemajuan jadwal pembayaran uang kuliah

Menurutnya, jika 31 Juli mendatang telah tercapai, maka akan dapat di ajukan bulan Agustus, September, dan Oktober.

“Barulah bisa digunakan dibulan November,  kalau Desember sudah tutup buku dan jika tahun ini tidak dipakai, maka tahun depan tidak bisa digunakan lagi dan hilang,  jika tidak bisa diajukan, maka mahasiswa tidak bisa berkegiatan. Padahal dana ini sangat bermanfaat bagi menunjang kegiatan kemahasiswaan seperti kegiatan Pekan Kreatifitas Mahasiswa, pelatihan dosen membuat bahan ajar dan kegiatan lainnya,” katanya lagi.

Wakil Rektor I UMRAH ini menekankan, bahwa tidak ada denda jika terlambat pembayaran dibulan Juli ini, namun di isyaratkan jika 60 persen saja mahasiswa yang membayar uang kuliah pada bulan Juli ini, maka akan telah tercapai target senilai 17 Miliyar, sehingga UMRAH bisa menggunakan dana SILPA tersebut.

Meskipun demikian, pihak rektorat memberikan solusi bagi mahasiswa/i yang tidak bisa membayar ditanggal 17 s.d 31 juli 2017 dapat melakukan pembayaran secara cicil selama tiga kali, dengan melaporkan diri ke BEM Fakultas masing-masing yang nantinya akan difasilitasi.

contoh surat edaran bisa melakukan cicilan biaya perkuliahan Berikut Nomor kontaknya: 

1. Gilang Ramadhan (FISIP) 082283782086
2. Embun Mutiara F (FE) 082391045198 3. R. M Rachmad Rizal Akbar (FIKP) 081279628911
4. Rendy Navy Wicaksono (FKIP) 081277654017
dan bagi mahasiswa/i yang sidang skripsi di bulan agustus tidak perlu melakukan pembayaran lagi.

Penulis: Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here