TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – –  DPRD kota Tanjungpinang melalui rapat paripurna terbuka akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 menjadi Peraturan Daerah (Perda) di ruang paripurna DPRD Tanjungpinang, Senggarang, Jumat (10/11/2017).

Sekretaris DPRD Kota Tanjungpinang, Abdul Kadir Ibrahim sebelum membacakan laporan para fraksi mengatakan, pembahasan Ranperda APBDP tahun anggaran 2017, sudah melalui tahapan pembahasan, baik secara internal maupun bersama sama pemerintah daerah yang diwakili oleh Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Kota Tanjungpinang.

“Dalam rangka pembahasan terhadap RAPBD P 2017 ini, kami telah beberapa kali mengadakan rapat kerja melalui alat kelengkapan komisi di DPRD Kota Tanjungpinang dan SKPD Tanjungpinang. Pembahasan masalah pembagunan dan permasalahan permasalahan yang dapat dikategorikan prioritas,” katanya.

Ibrahim menambahkan, sesuai dengan keputusan bersama DPRD dan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam kebijakan umum anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD-P tahun anggaran 2017 yang telah ditetapkan belum lama ini.

“Maka postur APBDP tahun anggaran 2017, untuk pendapatan Daerah sebesar Rp 958. 259 Miliar mengalami kenaikan sebesar 5,71 persen dibanding dengan sebelum adanya perubahan. Untuk belanja daerah sebesar Rp978,668 Miliar naik sebesar 6,20 persen. Pembiyaan daerah sebesar Rp 20.408 miliar dan naik sebesar 36,05 persen dibanding sebelum ada perubahan yakni sebesar Rp5.408 Miliar yang bersumber dari pemeriksaan pembiyaan daerah,” kata Ibrahim.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah mengatakan pengesahan APBD Perubahan 2017 ini tentunya bertujuan untuk kepentingan masyarakat Kota Tanjungpinang.

Ia menjelaskan, berawal dari tahapan pembahasan KUA dan PPAS perubahan oleh TAPD bersama Badan Anggaran dan hingga pembahasan Rancangan perubahan tahun anggaran 2017 melalui gabungan komisi DPRD Kota Tanjungpinang yang dilaksanakan secara bersama.

Maka, lanjutnya, pada hari ini dapat disepakati dan dituangkan dalam dokumen pengesahan Ranperda APBD menjadi Perda tahun anggaran 2017.

“Kita ketahui rancangan perubahan APBD merupakan penyesuaian target kinerja dan rencana keuangan tahunan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk dibahas dan disetujui bersama Pemda dengan DPRD dan akan ditetapkan dengan Perda,” jelasnya.

Pelaksaan perubahan APBD tersebut sesuai dengan Permendagri No 13 Tahun 2006.  “Kita berharap pada perubahan APBD A.T 2017 agar Sendi-sendi dapat tercapai secara optimal walaupun hanya dua bulan untuk memenuhi hal tersebut,” ucapnya.

Tentu hal ini, katanya, juga harus diiringi dengan peningkatan kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik reformasi, birokrasi dan penguatan sistem pengendalian internal pada seluruh tingkatan Pemko Tanjungpinang.

Ia juga menyampaikan, untuk penguatan pengesahan perubahan APBD dari hasil kesepakatan bersama terhadap struktur perubahan APBD T.A 2017.

Adapun pendapatan daerah sebesar Rp 958,25 miliar. Terdiri dari PAD 155,02 miliar, dana perimbangan sebesar Rp 738,36 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 64,87 miliar.

Sementara itu, lanjutnya, belanja daerah sebesar Rp 978,66 miliar Terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 378,65 miliar dan belanja langsung sebesar Rp 600 miliar. Sedangkan untuk pembiayaan daerah sebesar Rp 20,4 miliar.  “Kita pahami bahwa rancangan perubahan APBD T.A 2017 tidak lebih baik dari tahun sebelumnya yang masih dipengaruhi oleh perekonomian global sehingga berdampak pada pembangunan Kota Tanjungpinang ini,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Pemko akan terus berusaha dan bertekat memajukan kota ini, dan tentunya tidak terlepas dari kontrol dan pengawasan masyarakat melalui DPRD dalam merespon perkembangan situasi pembangunan daerah.

Penulis: beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here