Foto : ist

ADVERTORIAL

 

PEKANBARU, SIJORITODAY.com– – Pemprov Riau hampir pasti memberdayakan Skim kerja sama pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam pengelolaan fasilitas pemerintah.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menjelaskan pola ini bisa dimanfaatkan untuk sistem pengelolaan air minum di daerah dengan melibatkan badan usaha swasta.

“Mekanisme seperti ini bisa kita manfaatkan dan sangat membantu pemerintah dalam menjaga fasilitas pemerintah,” katanya, Selasa (7/11/2017).

Selain itu, Pemprov Riau juga akan manfaatkan sistem kerja sama ini untuk pengelolaan sejumlah fasilitas olahraga sisa PON 2012 lalu. Termasuk dalam pelayanan rumah sakit umum daerah.

“Untuk atasi masalah fiskal yang dialami daerah kami bisa manfaatkan skim ini. Ada banyak hal yang bisa dikerjasamakan,” katanya.

Andi Rachman menyebut, sebagian besar sistem kerja sama pemerintah dengan bada usaha swasta ini dianggap memberikan kemudahan bagi pemerintah sebab biayanya bisa dicicil melalui APBD.

Diantara prioritas utama yang akan diberlakukan dengan KPBU yakni perawatan jalan Lintas Timur. Pihak swasta akan melakukan perawatan terhadap jalur itu dan biayanya akan dicicil oleh negara.

“Pemerintah tidak perlu repot untuk jaga jalan itu. Karena swasta yang akan perbaiki. Kalau tidak dilakukan ada sanksi. Misal dipotong pembayaran atau diputus kerjasamanya,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here