TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Setelah Gubernur Kepri menyetujui UMK Kota Tanjungpinang tahun 2018 sebesar Rp. 2.565.187, kini Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tanjungpinang, Marzul Hendri mengakui surat edaran Upah Minimum Kota (UMK) Tanjungpinang telah diteken dirinya dan akan diedarkan kesetiap perusahaan-perusahaan yang ada, Senin (27/11/2017).

Dirinya berharap kepada seluruh para pemberi kerja di perusahaan untuk dapat mematuhi kebijakan atau keputusan yang telah dibuat pemerintah.

“Kita akan edarkan dan baru saja tadi saya teken surat tersebut, jangan sampai kurang segitu gaji orang di Januari nanti sampai Desember 2018,” ungkap Marzul Hendri.

Kendati kenaikan UMK Kota Tanjungpinang 2018 tidak begitu besar, namun setidaknya ada para pekerja yang merasa senang terkait adanya kenaikan tersebut.

Disatu sisi, Marzul Hendri menghimbau kepada seluruh perusahaan yang mempekerjakan orang hendaknya mengacu kepada UMK Kota Tanjungpinang 2018.

“Setelah kita edarkan, maka para pemberi kerja wajib memberi upah karyawannya minimum UMK kita untuk Januari nanti, jangan kurang, kalau lebih tidak apa-apa,” katanya.

Namun, jika suatu perusahaan tidak mengindahkan kebijakan pemerintah mengenai UMK tersebut, pihaknya dengan tegas akan menyurati pemberi kerja tersebut. Berbeda halnya dengan yang telah bekerja kurang dari 1 tahun, kata Hendri, tidak menjadi persoalan sebab UMK Tanjungpinang 2018 ini berlaku bekerja diatas 1 tahun saja.

“Dibawah satu tahun selama dia bekerja tidak dipersoalkan tapi jika perusahaan ingin mengikuti juga tidak apa-apa, ini berlaku yang telah bekerja diatas 1 tahun. Tapi misalnya gajinya 5 juta perbulan itu tetap dilanjutkan karena pekerjanya sudah lama bekerja ditempat ia bekerja,” ucapnya.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here