Foto : ist

BATAM, SIJORITODAY.com– – Petugas Bea dan Cukai dan Avsec Bandara Internasional Hang Nadim, Batam menemukan 10 paket narkotika jenis sabu-sabu pada dua orang penumpang masing-masing  bernama M.Isa  (29th) dan rekannya Azhar (22th), Senin (4/12).

Narkotika jenis Sabu yang disebutkan berasal dari Malaysia, disembunyinkan dalam sepatu, milik kedua kurier narkoba jaringan internasional tersebut. Rencananya 10 paket besar Sabu akan dibawa menuju Surabaya.

Petugas gabungan Bea dan Cukai Batam dan Avsec Bandara Internasioanal Hang Nadim mencurigai gerak gerik M. Isa, penumpang pesawat yang hendak menuju Surabaya dengan mengunakan maskapai penerbangan Citilink Air QG 922.

Hasil dari pemeriksaan  petugas menemukan sebanyak 4 paket narkotika jenis sabu seberat 406 gram yang disembunyikan M.Isa dalam sepatu.

Setelah menjalani introgasi petugas, M.Isa mengakui dirinya tidak sendirian.  Kemudian petugas kembali melakukan pengintai pelaku lainnya dengan cara menunggu di pintu masuk bandara. Tidak lama berselang  pelaku Azhar memasuki pemeriksaan x- ray. Petugas menemukan sabu yang disembunyikan dalam sepatu Azhar seberat 610 gram.

Foto : ist

Pada petugas Bea dan Cukai, M. Isa dan Azhar  pemegang Kartu Tanda Penduduk Kota Batam dan Kabupaten pidie Aceh mengaku mereka disuruh antar barang narkotika jenis sabu oleh seseorang.

Kedua kurir diiming iming dibayar sebesar 3 juta rupiah apabila barang haram itu berhasil sampai ke tujuan. Menurut rencana ke – 10 paket sabu akan dibawa dari Batam menuju Surabaya ,  Jawa timur.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea dan Cukai Batam, Raden Evy Suhartantio mengatakan, penangkapan kurir narkotika ini merupakan penindakan yang ke -31 dalam tahun 2017 atas penyeludupan narkoba melalui bandara Hang Nadim, Batam.

“Diduga kuat ini jaringan yang sama atas pelaku lainnya yang telah terlebih dahulu ditangkap. Hal tersebut berdasarkan modus penyeludupan ini sama dan secara estafet,” ujar Evy.

Ditambahkan Raden Evy Suhartantio, untuk penyelidikan kedua pelaku sudah diserahkan pada Badan Narkotika Nasional Kepulauan Riau guna penyelidikan selanjutnya.

Ditegaskan Raden evy,  dari Januari hingga Desember tahun 2017,  petugas Bea dan Cukai Batam, telah menggagalkan penyelundupan narkoba  dibandara dengan total sabu sebarat  15 kilogram.

 

Penulis : red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here