Ilustrasi, foto: dok

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Kapal kargo KLM Berdikari bermuatan sembako dari Tanjungpinang tujuan Pulau Tarempa Kabupaten Anambas tenggelam di perairan Pulau Marapas, Jumat malam, Pukul 22.00 WIB.

Akibatnya, sedikitnya enam ABK Kapal mengalami musibah langsung melompat kelaut untuk menyelamatkan diri dengan cara berenang.

Sementara, sejumlah nelayan yang mengetahui kejadian tenggelamnya kapal ukuran 132 GT itu di TKP langsung melakukan penyelamatan oleh 6 korban ABK.

Kepala SAR Tanjungpinang, Budi Cahyadi membenarkan kecelakaan kapal tenggelam KLM Berdikari.

“Korban ada 6 orang saat ini masih di evakuasi Tim Gabungan Basarnas yang terdiri SAR Tanjungpinang, Lantamal IV, Polairud, pihak perhubungan,” ujarnya.

Dia menyampaikan, kecelakaan kapal kargo KLM Berdikir dikarenakan cuaca sedang buruk pada saat kapal tersebut berlayar.

“Saat kapal memutar balik ke Tanjungpinang kapal diantam ombak dan angin kencang,”pungkasnya.

Dia mengakui, adanya Informasi tenggelamnya kapal yang membawa sembako tersebut dari salah seorang nelayan.

“Setelah kita mendapat laporan jam 22.48 wib dan KN SAR Bhisma melaksanakan pencarian pukul 24.00 wib,” tungkasnya.

Adapun 6 Korban diantaranya adalah
1. Ledi. 46 th ( capt) Asal Letung,
2. Irwan. 41 th Asal Kalsel
3. Amran 56 th Asal  Tarempa
4 . Suparman 40 th Asal Makasar
5. Andi. 52 th Asal Pemalang
6. Ramli 29 th ( kkm) Asal Lombok

Saat ini tempat proses evakuasi di dermaga Pelni Kijang, Bintan Timur. (Akok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here