TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Jelang pesta demokrasi Kota Tanjungpinang pada Pemilihan Kepala Daerah 2018, sejumlah intrik-intrik politik mulai eforiah oleh para pendukung.

Tidak heran jika para pendukung, timses hingga simpatisan mulai memperkenalkan jagoan mereka masing-masing.

Sejumlah dukung mendukung telah membanjiri untuk pasangan calon mulai dari individu dan kelompok, serta paguyuban.

Menanggapi hal tersebut, salah satu warga Paguyuban di Tanjungpinang menolak praktik lobi-lobi dan politik uang, diantaranya Paguyuban pasundan.

Dewan Pembina Paguyuban Pasundan Hedi Vesvayadi mengatakan, saat ini banyak tawaran-tawaran politik yang berdatangan namun kelompoknya tidak akan terpengaruh oleh lobby para calon, menjelang pilwako yang akan dilaksanakan di Tanjungpinang.

Memang, kata dia saat ini jumlah warga Paguyuban Pasundan di Tanjungpinang berjumlah kurang lebih 5000 warga.

“Semua akan kita kembalikan kepada keinginan warga itu sendiri untuk memilih sesuai kehendak hati warga paguyuban,” ucapnya.

Ia menyampaikan, sampai saat ini warga paguyuban sedang mengkonsolidasikan diri dengan memberikan himbauan agar tidak warga paguyuban pasundan yang cukup besar di Tanjungpinang ini untuk tidak ditunggangi salah satu tim sukses yang kemudian akan mengatasnamakan paguyuban pasundan memihak salah satu calon.

“Sebab paguyuban pasundan merupakan paguyuban silaturahmi antar warga jawa barat di Tanjungpinang dan bukan sebagai paguyuban politik mengingat warga pasundan yang cukup banyak”, ungkap Hedi.

Penulis: Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here