Ketua PGRI Provinsi Kepulauan Riau, Dadang AG (Foto:Beto)

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com- – Jelang Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) ke-5 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang akan dilangsungkan di Batam, Kepulauan Riau, pada tanggal 1-4 Februari 2018 mendatang, terkesan menghamburkan uang ditengah isu nasib guru honorer.

Panitia pelaksana yang terdiri dari sejumlah guru-guru lakukan Konvoi ke Batam, Bintan dan Tanjungpinang.
Pelaksanaan konvoi tersebut guna mensosialisasi kegiatan Konkernas PGRI V kepada seluruh masyarakat Kepulauan Riau dengan harapan bisa bersama-sama mensukseskan kegiatan nasional tersebut.

Ketua PGRI Kepulauan Riau, Dadang S. AG mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan upaya untuk mensosialisasikan kegiatan nasional PGRI kepada seluruh masyarakat Kepulauan Riau, dengan harapan melalui kegiatan sosialisasi ini Konkernas PGRI V bisa berjalan sukses dan meriah.

Dadang AG menyebutkan, Konvoi yang dilaksanakan panitia pelaksanaa ini diikuti sebanyak 50 mobil dimana 30 mobil berasal dari PGRI Kota Batam, dan sisanya mobil dari PGRI Bintan, Tanjungpinang dan PGRI Provinsi Kepri yang langsung dikawal Polda Kepri dan Dishub Kota Batam.

“Tahun ini merupakan tahun kebanggaan bagi anggota PGRI Kepri, dimana bisa melaksanakan kegiatan nasional, sebab jarang sekali Kepulauan Riau mengadakan acara tersebut,” ,” ucap Dadang AG di Laman Boenda Tanjungpinang, Minggu (14/1/2018).

Senada dengan Dadang AG, Ketua PGRI Kota Batam yang merupakan Wakil Ketua panitia pelaksana Konkernas, Rustam menyampaikan, ada sejumlah 4000 peserta yang akan mengikuti Konkernas V PGRI dari seluruh Indonesia di Batam nantinya.

Sementara untuk kesiapan kegiatan, Rustam katakan, persentasi kesiapan sudah mencapai 70 persen dan demi kelancaran pihaknya telah mempersiapkan fasilitas pendukung diantaranya Hotel Pasifik, Villa dan Mess.

“Hingga setengah dari jumlah hotel di batam telah kita boking, diperkirakan ada sejumlah 3000 kamar yang akan digunakan dalam Konkernas tersebut,” ungkapnya.

Adapun rangkaian Konkernas yang akan berlangsung terdapat beberapa agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tahunan tersebut, diantaranya menyusun persiapan pergantian ketua umum yang akan habis masa kerjanya, peningkatan kesejahteraan guru utamanya guru honorer juga tunjangan sertifikasi dan perlindungan guru serta isu guru secara umum terlalu disibukkan administrasi di luar mengajar.

Kegiatan empat hari tersebut akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dan dan Menteri Riset teknologi dan Pendidikan Tinggi serta Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi beserta rombongan.

Penulis: beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here