TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Setelah melewati empat kali musyawarah penyelesaian sengketa antara calon perseorangan Edi Safrani dan Edi Susanto (Duo Edy) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang pada musyawarah kelima belum menemukan kata sepakat, yang berlangsung di ruang sidang Panwaslu, Kamis (18/1/2018).

Panwaslu menolak permohonan yang diajukan Due Edy, dimana putusan yang dikeluarkan Panwaslu bersifat mengikat bagi kedua belah pihak, sebagaimana diatur dalam Perbawaslu 15 tahun 2017 Pasal 42.

Kordinator Penindakan dan Hubungan antar Lembaga, Muhammad Zaini memaparkan, hingga memasuki musyawarah yang keempat, kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan maka bertepatan hari ini Panwaslu mengadakan musyawarah kelima sekaligus musyawarah terakhir.

Musyawarah kelima dengan agenda membaca keputusan dengan dihadiri dari pihak pemohon dan termohon dalam hal ini Duo Edy dan KPU Tanjungpinang.

“Pada hari Kamis pukul 13.00 WIB, merupakan musyawarah terakhir dengan agenda pembacaan keputusan dalam penyelesaian sengketa proses pemilihan Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018 antara bakal pasangan calon perseorangan Edi Safrani dan Edi Susanto dengan KPU Tanjungpinang,” ucap Zaini di Tanjungpinang.

Pada musyawarah kelima, para pemohon dan termohon mendengarkan semua hasil musyawarah selama empat kali, Panwaslu akan terus melakukan kajian pembahasan berdasarkan pokok permohonan, jawaban termohon, fakta dalam musyawarah, baik dalil hukum yang diajukan para pihak, keterangan saksi, dokumen yang diserahkan, dan sebagainya. Setelah melakukan semuanya tersebut Panwaslu Kota Tanjungpinang menolak Permohonan yang diajukan Duo Edy.

“Pada musyawarah terakhir, setelah melakukan prosedur semuanya dan melihat dan mempertimbangkan semuanya, Panwaslu Kota Tanjungpinang menolak permohonan yang diajukan pasangan Edi,” ucap Zaini.

Terkait keputusan yang dikeluarkan Panwaslu tersebut, Pasangan Edy berencana untuk menindak lanjuti keputusan yang diberikan tersebut dengan melakukan berbagai upaya selanjutnya.

“Kami akan berusaha lagi dan merencanakan tindakan selanjutnya, dan kita akan melakukan upaya hukum hingga PTUN”, ucap Edy.

Selain itu, Edi mengatakan, pihaknya akan melakukannya dengan prosedur dan cara yang benar, dan tidak akan melakukan sesuatu yang bedampak tidak baik.

Penulis: Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here