Foto : beto

TANJUNGPINANG SIJORITODAY.Com– – Dalam mensukseskan Program Agraria Nasional yang kini disebut Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Pemko Tanjungpinang mendorong semua tanah di Tanjungpinang  memiliki sertifikat.

Pada tahun 2017 Pemko Tanjungpinang menyerahkan sebanyak 4.500 PTSL pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk disertifikatkan dan dilakukan pengukuran serta pemetaan.

Dari jumlah 4.500 tersebut Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tanjungpinang dapat menyelesaikan sebanyak 2.870 sertifikat. Sisanya masih menunggu pengukuran ulang lokasi sebab masih terkendala berbagai masalah.

Kepala Seksi Infrastruktur Pertanan BPN Kota Tanjungpinang, Trika Cipta Utama mengatakan, hingga saat ini yang menjadi kendala dalam penerbitan sertifikat untuk Tanjungpinang, pada Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Masyarakat selalu keberatan atas jumlah dana yang harus dikeluarkan sehingga saat ini hal tersebut menjadi kendala utama perolehan sertifikat dan pencapain target BPN,” ungkap Trika Cipta Utama.

Selanjutnya, ia berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak beranggapan memperoleh sertifikat secara gratis itu secara keseluruhan. Dimana pemerolehan gratis itu hanya PTSLnya saja, namun diluar tersebut masyarakat harus membayar kewajiban lain seperti pajak.

Penulis Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here