TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com Р-Dari jumlah penduduk 264.273  di Kota Tanjungpinang yang wajib KTP sebanyak 190.240 orang. Diantaranya, terdapat 51.452 orang yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik serta 56.111 orang yang belum melakukan percetakan KTP el.

Hal tersebut terkuak setelah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu melakukan sidak di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kota Tanjungpinang, Senin (29/01/2018).

Maskur mengatakan, selaku pihak legislatif dirinya mendorong agar Disduk Capil Tanjungpinang lebih intens melakukan koordinasi oleh Provinsi. Keterbatasan alat serta tenaga kerja di Disduk Capil membuat lambatnya melakukan perekaman dan percetakan KTP el.

“Kita hanya mendorong Disduk Capil lebih intens berkoordinasi ke Provinsi maupun ke Pemko terkait permasalahan kekurangan alat perekaman dan percetakan, jangan sampai masyarakat yang disusahkan,” ucapnya kepada SIJORITODAY.com.

Maskur mengingkan, menjelang pemilu 2019 masyarakat Kota Tanjungpinang sudah mendapatkan KTP el. Namun yang menjadi permasalahan, Disduk Capil perharinya dapat mencetak 60 KTP el serta ratusan orang perekaman karena keterbatasan alat perekaman dan percetakan serta tenaga kerja.

“Kita akan mencari solusinya sama-sama agar pemilu 2019 nanti kita terhindar dari UU yang mewajibkan pemilih menggunakan KTP el, kita akan melakukan rapat bersama Disduk Capil pada Rabu ini,” pungkasnya.

Bahkan, ada masyarakat Tanjungpinang dari tahun 2012/2013 melakukan perekaman KTP el hingga tahun 2018 ini belum kunjung tercetak KTP el nya. Hal tersebut terdengar oleh Maskur Tilawahyu oleh salah satu pegawai setempat.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Disduk Capil Kota Tanjungpinang, Mardiliana menyampaikan, untuk perharinya pihaknya mampu menyelesaikan percetakan KTP el sebanyak 60 KTP. Namun untuk perekaman mampu sekitar ratusan orang. Artinya, pihak Disduk Capil tidak akan mampu untuk menyelesaikan 51.452 perekaman dan percetakan 56.111 KTP el sampai tahun 2019.

“Tentu tidak akan mampu jika kondisinya seperti ini, kita mengalami kekurangan tenaga kerja dan alat perekaman dan percetakan,” katanya usai sidak yang dilakukan Anggota DPRD Tanjungpinang itu.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here