LINGGA, SIJORITODAY.com – – Pemekaran tiga kecamatan di wilayah Senayang resmi diterima oleh Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) dan meminta Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk segera melakukan proses lebih lanjut tentang pemekaran tiga kecamatan tersebut, antara lain Kecamatan Katang Bidare, Kecamatan Bakung Serumpun dan Kecamatan Temiang Pesisir.

“Surat dari mendagri sudah dikirim ke Pemprov Kepri pada tanggal 18 kemarin, dan tembusannya sudah diterima bupati dan ketua DPRD,” kata Staf khusus Bupati Lingga Rudi Purwonugroho, Sabtu (21/04).

Isi surat yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri tersebut, secara tegas meminta agar pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk menindaklanjuti proses pemekaran tiga kecamatan di wilayah Senayang. Karena sebelumnya proses pemekaran ini sudah diteliti dan diverifikasi oleh Gubernur Kepri.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Neko Wesha Pawelloy yang kala itu ditunjuk sebagai salah satu Ketua Panitia Khusus Pemekaran di Kecamatan Senayang mengaku sangat senang dengan proses cepat yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan melakukan verifikasi dan melanjutkan ke Kemendagri.

Dengan adanya hubungan kerjasama yang baik antara Provinsi Kepri dan Kabupaten Lingga ini, sangat berdampak pada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Senayang karena jarak rentang kendali di wilayah tersebut dapat terpangkas. Karena selama ini masyarakat diwilayah Senayang selama kurang lebih sepuluh tahun Kabupaten Lingga berdiri sangat sulit mendapatkan pelayanan yang maksimal.

“Bayangkan saja dulu saudara-saudara kita dari Senayang ini kalau mau urus administrasi kependudukan, meski pemerintah mengratiskan tapi mereka terpaksa mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, karna jarak tempuh yang cukup jauh,” kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga Neko Wesha Pawelloy.

Setelah adanya ketetapan dari Kementerian Dalam Negeri Pemerintah Provinsi Kepri dan Kabupaten Lingga khususnya, akan menganggarkan untuk operasional Kecamatan yang baru dimekarkan. Sementara untuk letak ibukota kecamatan sudah terlebih dahulu ditetapkan sebelum perda tentang pemekaran tersebut disahkan.

Penulis: Jon Cosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here