BATAM, SIJORITODAY.com – – Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Kepri, Ing Iskandarsyah menginginkan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam mampu berperan dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Pasalnya, hampir 3-4 Minggu Eskalator yang berada di Pelabuhan Punggur yang dikelola oleh BP Batam tersebut hingga kini belum kunjung diperbaiki. Mahalnya tarif Boarding Pas Pelabuhan Punggur juga tidak berbanding dengan fasilitas yang telah diberikan.

“Apalagi kita harus bayar Rp10 ribu melebihi pelabuhan yang dikelola oleh PT. Pelindo di Kepri. Sudah mahal, tapi ketika rusak, lama sekali diperbaiki,” kata Iskandarsyah kepada Sijoritoday.com, Sabtu (12/05).

Sebelumnya, pihak BP Batam dalam forum rapat, Iskandarsyah mengaku pernah mengkritik karena mahalnya tarif Boarding Pass Pelabuhan.

Dia membandingkan, di Pulau Jawa atau Sumatra itu maayarakat memakai Pelabuhan jika ingin mudik lebaran saja. Bahkan, masyarakat menggunakan Pelabuhan hanya dua kali dalam setahun.

“Jika dibandingkan di Kepri, bisa tiap hari, Jadi tak usah mahal, kalau perlu bayar cuma Rp 2 ribu saja. Pelabuhan Punggur dibangun pakai APBN pusat bukan swasta,” tegasnya melalui pesan Whatshap.

Iskandarsyah juga mempersilahkan BP Batam fokus ke aspek bisnis dan komersial, akan tetapi tidak memberatkan masyarakat dengan masalah tarif tersebut.

“Ini sudah bayar mahal tapi pelayanan belum optimal,” kata dia.

Diapun berharap agar BP Batam segera memperbaiki fasilitas yang telah rusak tersebut agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang maupun pengunjung.

Dia menegaskan, BP Batam harus menyampaikan kepada Menteri Keuangan guna peninjauan kembali tarif Pas Pelabuhan dan tarif sarana yang lainnya di Pelabuhan Punggur.

“Bukan orientasi hanya dapat duit saja mereka. Macam gaya preman pula. Yang saya tahu pembangunan juga menggunakan dana APBN pusat,” ujarnya.

Terkait matinya eskalator di pelabuhan Punggur tersebut, Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo belum menjawab konfirmasi Sijoritoday.com.

(AK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here