TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com- -Debat publik Pilkada Tanjungpinang putaran kedua, Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Tanjungpinang nomor urut satu H. Syahrul – Hj. Rahma dan nomor urut dua H. Lis Darmansyah – dr. Maya Suryanti kembali beradu program kerja yang membahas seputar sosial ekonomi, pariwisata dan lingkungan. Debat tersebut dilaksanakan di Grand Gardenia, Aston Hotel, Selasa (15/5).

Debat kedua ini dipandu oleh Paramitha Soemantri merupakan presenter yang juga wartawan tvOne. Ia juga terbiasa memandu debat baik siaran langsung maupun siaran tunda.

”Kita harapkan dengan kehadiran Paramitha Soemantri ini menambah daya tarik debat kedua ini,” kata Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria.

Robby mengatakan topik kali ini sangat penting dan harus jelas dalam visi misi kedua pasangan calon yang akan memimpin Kota Tanjungpinang. ”Tentu kedua calon sudah berpengalaman dan mumpuni soal ekonomi, pariwisata dan lingkungan serta sosial. Karena keduanya pernah menjabat bersama,” kata Robby.

Panelis dalam debat putaran kedua ini terdiri dari pengusaha sukses Rida K Liamsi, Ketua STAIN Abdurrahman Faizal, dosen Stisipol Raja Haji, Neng Suryaningsih, Kepala Free Trade Zone Tanjungpinang Den Yealta, asesor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) wilayah Bintan dr. Febri Lestari. ”Mereka (para panelis) pakar dan tunak di bidang masing-masing. Pertanyaan yang berkualitas sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan untuk dipaparkan sesuai dengan visi dan misi para Paslon,” kata Robby.

Moderator memulai dari Paslon Nomor 1, H. Syahrul dan Rahma untuk memaparkan terkait sosial ekonomi.

Dalam jawabannya, Syahrul akan menata para pedagang kaki lima yang ada, agar tertib, bersih, rapi, estetika dan sebagainya. Syahrul juga mengatakan, investasi di Tanjungpinang harus dilayani dengan baik dan aman. “Tentunya kita juga akan memberikan jaminan kepada investor yang ingin datang ke Tanjungpinang untuk berinvetasi. Dengan jaminan sistem pelayanan yang baik adalah ruang pelayanan one stop servis,” ungkap Syahrul.

Sedangkan Paslon nomor 2, dr. Maya Suryanti mengatakan sektoral pariwisata dapat menjadi tulang punggung atau lokomotif perekonomian Kota Tanjungpinang. “Dengan sektor pariwisata dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang sekaligus kita sinergikan dengan program ekonomi kerakyatan. Hal ini agar tercipta enterpreneur atau wirausahawan setempat. Dan akan lakukan restorasi wilayah Kota Rebah dan Pulau Penyengat agar lebih memiliki  daya tarik kunjungan wisatawan,” kata Maya.

Sementara, Paslon nomor urut 1 Syahrul-Rahma mengedepankan sektor ekonomi kerakyatan. Program unggulan ini dirasa mereka dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Tanjungpinang. “Semua kita sudah mengetahui bahwa ibu-ibu PKK dan kelompok usaha kecil lainnya sudah menghasilkan produk-produk makanan. Bila nanti kita terpilih menjadi Walikota Tanjungpinang, hasil produksi mereka ini kita bantu jualkan dengan sistem teknologi (IT), yang memang terus berkembang,” kata Rahma.

Senada dengan Maya, H. Lis Darmansyah menyampaikan persoalan sosial ekonomi di Kota Tanjungpinang sudah cukup baik yang ditandai dengan inflasi Kota Tanjungpinang dapat terkendali dan sebagian bahan pokok dapat teratasi dengan baik.

“Jika kami terpilih, maka Tanjungpinang akan kami bagi menjadi beberapa zona kawasan terpadu yang akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas ekonomi. Seperti zona kota lama, zona kota baru dan zona kota masa depan. Tanjungpinang harus mampu bersaing dari semua lini sektor untuk mendukung kemampuan PAD yang ada,” ungkap Lis disambut tepuk tangan para pendukungnya.

Lis menyampaikan dari sektor pariwisata, Tanjungpinang perlu dibuat inovasi untuk mendorong meningkatnya jumlah wisatawan ini juga berhubungan dengan pendapatan daerah. “Pulau Penyengat, Kota Rebah dan beberapa objek wisata saat ini perlu penataan yang baik. Agar perekonomian masyarakat yang disekitarnya dapat menerima dampak,” ungkapnya.

Debat berlangsung semarak dengan yel-yel kedua paslon dan saling melempar pertanyaan. Debat kali ini dilakukan sebanyak 6 segmen. Pada segmen 1-4 merupakan segmen pertanyaan dari panelis dan 5-6 segmen saling tanya antar paslon. Yang lebih menarik dari segmen akhir, kedua paslon saling setuju dengan argumen dan pendapat masing-masing paslon. Sehingga tampak kedua paslon tersebut kompak dan menguasai materi yang ditentukan oleh KPU pada debat kedua ini.

Tampak hadir menyaksikan debat, Penjabat Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM, Sekdako Tanjungpinang Drs. Riono M.Si, Pimpinan OPD, Perwakilan FKPD, Camat, lurah, Forum RT RW dan tamu undangan lainnya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here