TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Komisi Pemilihan Umum Tanjungpinang menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pemilu 2019 sebanyak 144.597 pemilih.Data tersebut berasal dari DPT pilkada walikota Tanjungpinang ditambah dengan jumlah pemilih pemula yang berhak memilih di pemilu 17 April 2019.

Hadir dalam penetapan DPS tersebut Ketua Panwas Tanjungpinang Maryamah bersama dengan komisioner lainnya, Kasat Intel Polresta Tanjungpinang, AKP Monang, Kabag Pemerintahan Kota Tanjungpinang Zulianti, dan seluruh perwakilan partai politik peserta pemilu dan perwakilan dari Dewan Perwakilan Daerah yang mengikuti pencalonan.

Ketua KPU Tanjungpinang Robby mengatakan, setelah penetapan DPS, KPU akan mengumumkan jumlah DPS tersebut di setiap kantor kelurahan. Diharapkan warga yang namanya belum masuk DPS segera melaporkan kepada petugas di lapangan agar dicatat oleh PPS nantinya untuk dimasukkan ke dalam DPT.

Menurutnya, jumlah pemilih DPS pemilu lebih banyak dibandingkan dengan pemilih pilkada. Hal yang sama juga terjadi penambahan jumlah TPS. Jumlah TPS pilkada hanya 317, sementara jumlah TPS pemilu naik menjadi 561 TPS.

” Kenaikan jumlah TPS itu disebabkan pemilih pemilu maksimum tiap TPS 300 orang. Sedangkan pemilih pada pilkada berjumlah 800 orang per TPS. Sedikitnya jumlah pemilih di TPS bertujuan untuk mengurangi beban kerja KPPS agar tidak banyak,” ujarnya.

Karena KPPS akan menghitung banyak jumlah partai dan DPD maupun caleg. Seandainya jumlah pemilih 500 saja, maka prediksi KPU rekapitulasi akan selesai hingga malam hari. Makanya harus dikurangi menjadi 300.

“Itupun rekapitulasi bisa sampai sore. Kalau banyak protes pasti akan lama petugas Kpps menghitung,” katanya.

Semua perwakilan dari peserta pemilu dan pemerintah daerah akan diberikan hasil DPS supaya sama sama diperhatikan data teraebut demi kepentingan pemilu 2019.Karena kesuksesan pemilu 2019 tidak bisa hanya dibebankan kepada penyelenggara saja, namun semua stakeholder terkait harus saling bahu membahu demi menyukseskan pemilu serentak pertama di Indonesia memilih presiden dengan DPR hingga DPRD.

“Ini tantangan berat bagi demokrasi kita.Dan kita yakin, jajaran penyelenggara dapat menjalankan tugas dengan baik,” imbuh Robby.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here