TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Kasus dugaan pencurian mobil Toyota Hilux tahun 2013 nomor polisi BP 8055 AP yang dilaporkan Untung ke Polres Tanjungpinang pada 21 Juni 2018 lalu kini telah ada kepastian hukum.

Berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan di Polda Kepri pada Senin (22/10/2018) memutuskan Penghentian Penyidikan Perkara dugaan pencurian mobil yang dilaporkan Untung.

“Hasil gelar kasus di SP3, yang lain dengan ulasannya ada di Kasatreskrim,” ungkap Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Selasa (23/10/2018).

Kapolres mengungkapkan, polisi menerbitkan SP3 dengan alasan karena kasus yang dilaporkan Untung bukan suatu tindak pidana.

“Dihentikan karena bukan tindak pidana,” singkat Kapolres saat sedang bertugas dengan tim Mabes Polri di Polres Tanjungpinang.

Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) ini masih dilakukan penyusunan di Satreskrim Polres Tanjungpinang. Nanti, Polisi akan menjelaskan alasan dan ulasan terbitnya SP3 tersebut.

“Masih kami susun,” ujar Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwi Hatmoko Wiroseno.

~ Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here