Klikdokter.com

JAKARTA, SIJORITODAY.com – -Kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 pada Senin (29/10) rute Jakarta – Pangkal Pinang menggemparkan Indonesia, bahkan dunia. Sampai saat ini, evakuasi dan pencarian korban dan badan pesawat masih dilakukan Badan SAR Nasional (Basarnas). Terkait insiden pesawat Lion Air jatuh tersebut, ada beberapa hal penting bagi Anda saat naik pesawat.

Pesawat Lion Air JT-610 jatuh di perairan Tanjung Karawang setelah 13 menit mengudara dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Pesawat kemudian diketahui hilang kontak. Hingga saat ini masih belum diketahui apa penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Basarnas beserta tim gabungan TNI-Polri sampai saat ini masih mencari kotak hitam (black box) pesawat Lion Air JT-610. Saat ini, keluarga korban pesawat jatuh masih memenuhi Crisis Center di Bandara Soetta dan Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang untuk menunggu kepastian kondisi anggota keluarga mereka yang turut dalam penerbangan tersebut.

Bepergian dengan pesawat

Kecelakaan pesawat adalah salah satu kecelakaan yang sulit dihindarkan. Menurut data statistik, jika seseorang mengalami kecelakaan pesawat, kemungkinan selamat dari kecelakaan tersebut hanya sekitar 24 persen. Namun demikian, kecelakaan pesawat paling jarang terjadi dibandingkan moda transportasi lain, dengan rasio 1:29,4 juta.

Tahukah Anda, bahwa Anda juga bisa berkontribusi terhadap keamanan dan keselamatan perjalanan pesawat yang Anda tumpangi? Apabila Anda sering bepergian dengan pesawat – atau baru pertama kali akan naik pesawat – ada baiknya perhatikan beberapa hal ini untuk keselamatan penerbangan.

Matikan ponsel dan jangan mengisi daya baterai

Mematikan ponsel wajib hukumnya bagi Anda yang sudah masuk ke dalam pesawat. Jika Anda tidak mau mematikannya, Anda bisa mengubah ke mode “pesawat” yang ada di ponsel Anda. Ini agar sinyal dari ponsel Anda tidak mengganggu komunikasi radio. Jika komunikasi radio terganggu, pilot berpotensi tidak mendengar informasi yang dikirimkan oleh pengawas lalu lintas udara.

Beberapa maskapai penerbangan sudah sangat ketat memberlakukan larangan mengisi daya baterai. Salah satu yang dilarang adalah menggunakan powerbank. Pasalnya, pada beberapa kasus, ada powerbank yang meledak saat di pesawat.

Jangan remehkan kartu petujuk keselamatan

Jika Anda berpikir bahwa kartu petunjuk keselamatan tidak berguna, Anda salah besar! Ini harus dibaca dengan baik, sebab kartu petunjuk keselamatan untuk setiap pesawat berbeda-beda. Bahkan untuk suatu rute penerbangan yang sama, pesawatnya pun bisa berubah.

Selain itu, penting juga untuk memperhatikan petunjuk keselamatan yang diperagakan oleh pramugari sebelum lepas landas. Biasanya, pramugari akan memperagakan pemakaian pelambung, masker oksigen, pertolongan pada anak, hingga menunjukkan di mana letak pintu darurat. Perhatikan dengan saksama petunjuk tersebut.

Selanjutnya

Hitung berapa jarak kursi Anda ke pintu darurat

Penting bagi Anda sebelum pesawat lepas landas, untuk menghitung jumlah baris kursi yang memisahkan kursi Anda dengan pintu darurat. “Pengenalan” lokasi ini berguna ketika keadaan darurat terjadi dan pesawat gelap. Jika Anda tahu dimana letak pintu darurat, Anda bisa menguasai rasa panik yang mungkin muncul saat pesawat mengalami kondisi darurat.

Masker oksigen

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, jika kadar oksigen di pesawat turun, masker oksigen akan muncul dengan sendirinya. Sebelumm pesawat tinggal landas, biasanya pramugari sudah menunjukkan cara pemakaian masker oksigen ini.

Yang perlu Anda perhatikan, dalam kondisi darurat yang sesungguhnya, waktu untuk mengenakan masker oksigen sebelum Anda kehilangan kesadaran sangat sempit. Bahkan bisa kurang dari 1 menit. Oleh karena itu, kenakan dulu masker pada diri Anda, baru menolong orang lain.

Gunakan pakaian yang nyaman dan praktis

Saat bepergian dengan pesawat, sebisa mungkin gunakan pakaian yang nyaman dan praktis. Cara berpakaian seperti ini akan memudahkan Anda jika harus bersiap untuk evakuasi dari pesawat. Kaus, celana jeans panjang, dan sepatu yang nyaman akan sangat membantu. Hindari mengenakan sepatu hak tinggi atau sandal jepit.

Persiapkan posisi yang aman

Ketika pesawat akan jatuh, pastikan Anda berada dalam posisi tepat yang aman dan dapat melindungi tubuh dari trauma. Condongkan posisi tubuh Anda ke depan, dan peluk tungkai atau posisikan tangan Anda di kursi depan Anda.

Lupakan semua barang dan gerak cepat

Jika harus melakukan evakuasi diri setelah pesawat jatuh, lakukan dengan segera dan lupakan semua barang atau koper yang dibawa. Keselamatan diri Anda jauh lebih penting. Waktu terbaik untuk menyelamatkan diri dari pesawat hanyalah 2 menit.

Kasus kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 bisa dijadikan pelajaran bagi Anda yang sering atau akan bepergian dengan pesawat. Insiden pesawat Lion Air jatuh memang bisa memunculkan ketakutan dalam diri, namun dengan mengikuti petunjuk khusus keselamatan , Anda pun bisa menjadi penumpang yang turut berperan dalam keselamatan dan keamanan penerbangan. (*)

Sumber: Klikdokter.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here