Kuasa Hukum Dr Y, Urip Santoso, SH

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Kuasa Hukum Dr YS, Urip Santoso mengatakan, kliennya tidak memiliki niat jahat kepada oknum bidan W. Penyuntikan terhadap korban bukan menggunakan jarum suntik biasa melainkan abokat.

“Penyuntikan dengan abokat untuk mencari jalur vena sebanyak 30 kali, bukan menggunakan jarum suntik biasa tapi abokat,” kata Urip, Rabu (31/10/2018).

Hal tersebut dilakukan kliennya setelah Bidan W meminta suntikan Vitamin C yang baru masuk 2cc malah meracau sehingga dilakukan tindakan cepat penanganan untuk diberikan infus.

Menurut Urip, tindakan itu wajar dan inisiatif dr Y untuk menolong Bidan W. Bukan semata -mata ada niat jahat dari kliennya.

“Jadi mencari jalur vena untuk masukan infus bukan gampang, jalur vena itu banyak setelah beberapa kali di coba di kedua tangan Bidan W hingga ke kaki akhirnya jalur vena dapat di kaki kiri Bidan W,” terang Urip.

Sedangkan kejadian itu, kata Urip, terjadi pada hari Rabu dan anehnya Bidan W baru melaporkan kejadian penganiayaan oleh dr Y pada hari Jum’at setelah kejadian.

“Sampai sekarang pun Bidan W baik-baik saja. Tidak ada niat jahat dr Y melakukan penyuntikan menggunakan abokat. Saya sayangkan juga pihak kepolisian tidak konfrontir dr Y dulu sebelum menetapkan sebagai tersangka,” tegas Urip.

Sementara, istri dr YS, Muntazah membenarkan hal itu. Ia mengatakan, bahwa hal wajar ketika suaminya melakukan pertolongan sesuai prosedur. “Jika itu penganiayaan tidak mungkin, saya juga mengetahui hal itu. Tapi karena hal ini sudah kemana-mana jadi saya melakukan klarifikasi ini,” ujarnya.

Muntazah berharap agar masalah ini cepat terselesaikan, dan segala upaya akan dilakukan agar terang benderang.

Ia menyebutkan, inisiatif suaminya juga melakukan tes urine agar isu tidak digiring bahwa dr YS saat itu sedang dipengaruhi zat psikotropika.

“Hasilnya negatif, tes itu dilakukan setelah usai diperiksa polisi. Ini inisiatif suami saja. Saya berharap masalah ini cepat selesai dan baik-baik saja,” kata Mustazah.

Kasus dugaan penganiayaan dr Y terhadap Bidan W ini masih bergulir di Polres Tanjungpinang. Rabu dini hari, rencananya dr Y akan dipanggil ke Mapolres Tanjungpinang. Saat ini pun dr Y tidak dilakukan penahanan dengan pertimbangan kooperatif dalam penyelidikan.

~Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here