BATAM, SIJORITODAY.com – -Penangkapan terhadap satu unit Mobil Pick Up dan satu unit Speed Boat oleh Ditpolair Polda Kepri, pada Jumat (16/11) lalu, di Perairan Sungai Lelai Botania, Kota Batam kini membuahkan hasil.

Dari hasil penangkapan, terdapat sebelas ekor burung yang berbeda jenis berhasil diamankan Ditpolair Polda Kepri dari kapal tersebut.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga saat konferensi pers, pada Senin (19/11), mengatakan, dari sebelas ekor burung diamankan ada jenis Burung Kakak Tua warna putih sebanyak tujuh ekor, Burung Nuri Bayan betina bulu merah sebanyak dua ekor dan Burung Nuri Bayan jantan bulu hijau dua ekor. Bahkan ada juga 51 ekor kura-kura.

“Berdasarkan hasil koordinasi dan identifikasi bersama KSDA Riau seksi Konservasi Wilayah II Batam dengan hasil indentifikasi semua jenis burung tersebut masuk dalam status konservasi dilindungi,” ungkap Erlangga dalam keterangan persnya.

Polda Kepri menetapkan dua tersangka yakni Inisial T selaku Nakhoda speed boat dan Inisial S sebagai ABK (anak buah kapal).

Sementara itu, Burung-burung dan kura-kura yang dibawa para tersangka langsung diamankan Polda Kepri untuk dijadikan barang bukti.

Perbuatan kedua tersangka melanggar Pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf a, huruf c Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya jo pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana, dengan ancaman penjara 5 tahun kurungan.
~Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here