TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun telah menandatangi Surat Keputusan (SK) pemecatan terhadap lima Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kepri yang berstatus pernah terpidana kasus korupsi.

“Sekarang hanya tinggal menunggu kebijakan pimpinan, kapan SK itu diserahkan ke ASN tersebut” kata Kepala Inspektorat Kepri Mirza Bahtiar di Tanjungpinang, Selasa (15/11).

Mirza mengungkapkan saat ini pihaknya tengah merumuskan teknis penyerahan SK pemecatan kepada para ASN koruptor tersebut. Menurutnya, ada dua opsi yang akan diambil, yakni SK dikirim kepada yang bersangkutan atau diserahkan langsung oleh Gubernur Kepri selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Tapi yang jelas tidak mungkin dilakukan secara seremoni,” imbuhnya.

Mirza mengakui Pemprov Kepri sedikit terlambat dalam mengeksekusi ASN koruptor, karena sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yaitu Menpan-RB, Mendagri dan BKN, seharusnya batas akhir pemecatan ASN koruptor dilakukan pada bulan Desember 2018 kemarin.

“Intinya kita sudah komitmen untuk menjalankan SKB itu. Kalau soal akan dijatuhi sanksi, kita serahkan ke Menpan-RB,” tuturnya.

Mengutip laman web www.bkn.go.id, Pemecatan ASN terpidana koruptor berdasarkan SKB tiga Menteri Tentang Penegakan Hukum Terhadap Pegawai Negeri Sipil Yang Telah Dijatuhi Hukuman Berdasarkan Putusan Pengadilan.

Pada point kedua SKB di huruf (a) disebutkan, penjatuhan sanksi berupa pemberhentian dengan tidak hormat sebagai PNS oleh PPK atau pejabat berwenang lainnya kepada PNS yang telah dijatuhi hukuman oleh pengadilan yang berkekuatan hukum tetap karena karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan.

Selanjutnya, pada huruf (b) disebutkan penjatuhan sanksi kepada PPK atau pejabat yang berwenang yang tidak melaksanakan penjatuhan sanksi sebagaimana huruf (a).Terakhir pada point tiga disebutkan, penyelesaian ruang lingkup dalam KB ini paling lama Desember 2018.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here