TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Mobil milik Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun dengan Nomor Polisi BP 757 NB menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp32.670.500.

Tunggakan itu diketahui melalui layanan online Sistem Informasi Pajak Kendaraan Bermotor (SIPAMOR) Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah ( BP2RD) Kepri.

“Beliau menunggak sejak tahun 2013-2019,” kata salah seorang staf BP2RD Kepri disela Pameran Teknologi Informasi di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (12/2).

Di dalam SIPAMOR itu tercatat kalkulasi perhitungan pajak yang harus dibayar Nurdin dalam kurun waktu selama enam tahun tersebut. Yaitu PKB sebesar Rp22.554.400, JR sebesar Rp1.144.400, STNK sebesar Rp200.000, TNKB sebesar Rp100.000.

Kemudian Denda PKB sebesar Rp8.458.400, dan JR sebesar Rp100.000.

“Jadi totalnya Rp32.670.500,” tuturnya.

“Gubernur saja tidak bayar pajak, bagaimana masyarakat mau wajib pajak,” ucap Amir, seorang warga Tanjung Siambang, Dompak.

Terkait hal ini, Gubernur Kepri Nurdin Basirun belum berhasil dimintai konfirmasi. Berdasarkan jadwal, Gubernur berada di Batam menghadiri acara Pembukaan Rapim TNI/Polri tahun 2019.
(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here