TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh menegaskan Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki KTP Elektronik (KTP-el) dipastikan tidak bisa memilih, karena syarat memilih ialah Warga Negara Indonesia (WNI).

Hal itu disampaikannya saat membuka rapat kerja Pemerintah Desa, pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Adminiistrasi Kependudukan (GISA), sekaligus pengukuhan Korpri Provinsi Kepri, di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (5/4).

Menurut Zudan, WNA ber-KTP Indonesia sudah ada sejak 2006, dan diatur melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006.

“Jadi ini bukan barang baru yang dibuat untuk Pemilu 17 April 2019,” ujarnya.

Lanjutnya, perihal WNA yang memiliki KTP-el belakangan memang heboh di Indonesia. Padahal sebutnya, di pemilu tahun-tahun sebelumnya persoalan tersebut tidak pernah dipermasalahkan.

“Masyarakat tidak perlu risau. Semua orang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) bisa baca mana KTP-el WNI dan mana yang KTP-el WNA,” ujarnya.

“Masyarakat juga bisa sama-sama ikut mengawasi agar tidak terjadi kecurang pada Pemilu nanti,” sambungnya.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here