Pembangunan SPAM di Anambas. Foto: Sidaknews.com

ANAMBAS, SIJORITODAY.com – – Kasus dugaan korupsi Proyek Pembangunan Sarana dan Prasarana Air Minum (SPAM) IKK Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas (Multi Years) Tahun Anggaran 2014 dan 2015 hingga kini masih di Lidik Ditkrimsus Polda Kepri.

Demikian diakui Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga, Jumat (08/03/2019). Berapa orang saksi yang diperiksa masih belum diketahui.

“Masih dalam tahap lidik oleh Ditkrimsus,” kata Erlangga, kepada Sijoritoday.com.

Sebelumnya, kasus ini mencuat ke publik pada Tahun 2016 silam. Saat itu, Lembaga Swadaya Masyarakat ICTI-Ngo Kepri pada tahun 2016 melaporkan dugaan korupsi SPAM di Anambas ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tindak lanjut atas laporan dari LSM tersebut kabarnya direspon oleh KPK. Namun di perjalanan KPK melimpahkan kasus tersebut ke Polda Kepri.

Seperti dikutip dari Sidaknews.com, LSM ICTI-Ngo Kepri menduga adanya mark up dalam pengadaan water meter, juga pada Pengadaan dan Pemasangan Reservoar Baja kapasitas 300 M3. Proyek SPAM Anambas tahun 2014 dan 2015 ini, berdasarkan hasil observasi lapangan terhadap semua jenis pipa, baik pipa transmisi, pipa distribusi, pipa SR, maupuan eksesoris pipa tidak ditemukan pipa ber-SNI sebagaimana dimaksudkan pada spesifikasi pekerjaan, harganya pun diduga telah di mark-up.

Diketahui, proyek tersebut menelan dana dengan nilai kontrak sebesar 28 Miliar. Informasi yang di peroleh, sebelum proyek ini di lelang pada tahun 2014 silam, pihak perencanaan telah menganggarkan sekitar Rp15 M, akan tetapi di tahun berikutnya proyek ini bertambah menjadi Rp30 Miliar.

Pekerjaan Proyek SPAM ini dimenangkan oleh PT.Nirwana Jaya sejati, M. Najib selaku Direktur, berdasarkan dokumen kontrak, surat perjanjian, nomor 01.MY/SP-GB/SPM/DPU-CK/IX/2014, yang ditandatangani sdr. Rony Pranata, selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas.

(Ak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here