NATUNA, SIJORITODAY.com – – Penyegaran pada suatu jabatan sangatlah penting dilakukan mengingat berbagai kondisi dan tuntutan pekerjaan sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Selain itu, tidaklah berlebihan jika seseorang telah sekian lama menduduki jabatan akan mengakibatkan menurunnya tingkatan kinerjanya, karena rasa kejenuhan yang dialami oleh masing-masing pejabat.

Hal ini disampaikan Bupati Natuna, Drs H A Hamid Rizal M.Si, didampingi Sekda Natuna, Wan Siswandi S.Sos, M.Si, dalam sambutannya pada acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna Tahun 2019, bertempat di Gedung Sri Serindit Batu Hitam – Ranai, Senin, (11/03/2019), pagi.

Adapun pejabat yang diambil sumpahnya dan dilantik adalah sebanyak 36 orang yang terdiri dari : Pejabat Tinggi Pratama sebanyak 7 orang, Pejabat Administrator 7 orang, Pejabat Pengawas 12 orang, dan fungsional sebanyak 10 orang.

Dikatakannya, pada hari ini masih terbatas pada beberapa jabatan saja yang dilakukan rotasi/mutasi, baik dalam jabatan tinggi pratama, administrator, maupun jabatan pengawas tidak tertutup kemungkinan kedepannya akan dilakukan hal yang sama untuk para pejabat lainnya, agar para pejabat yang telah sekian lama menduduki jabatan dapat merasakan bagaimana melaksanakan tugas jabatan yang baru.

Lebih lanjut Hamid berpesan dan mengingatkan semua pejabat agar selalu memperhatikan pelaksanaan tugas dengan sebaik-baiknya, amanah, jujur serta tidak menyalahgunakan kewenangan, dan tidak kalah penting setiap pejabat harus loyal kepada pimpinannya dengan cara mendukung seluruh program yang telah ditentukan.

“Jangan hanya mau jabatannya saja, tapi kerjanya tak beres. Kalau ada pejabat yang tak loyal, pasti akan saya copot,” tegas Hamid Rizal, dihadapan puluhan Pejabat yang baru saja dilantiknya.

Hamid berpesan, bahwa setiap OPD harus bisa membuat program yang mengarah kepada visi dan misi Bupati Natuna. Ia tidak ingin setiap pejabat pembantunya membuat program lari dari tujuan utamanya.

Diakhir sambutannya, Hamid, juga menghimbau kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Natuna, sehubungan dengan proses dan tahapan PEMILU pada bulan April mendatang, agar semua ASN untuk selalu menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis.

“Mari saling menjaga suasana agar selalu aman, kondusif, tanpa ada pergesekan dan perpecahan akibat dari perbedaan pilihan dan pandangan politik. Aparatur Sipil Negara harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam menjaga suasana rukun dan damai, agar dapat mendukung pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Natuna yang kita cintai,” tuturnya mengakhiri.

Laporan: Zubadri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here