TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Sekitar 150 warga berhak memilih yang berdomisili di Sungai Daun, Piayu, Kota Batam tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 17 April 2019.

Data itu merupakan hasil temuan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Taba Iskandar, saat melakukan reses di wilayah setempat belum lama ini.

“Masyarakat yang mengadukan hal itu kepada kami,” kata Taba Iskandar, di Tanjungpinang, Rabu (20/3).

Lanjut Taba, tidak terdaftarnya ratusan warga tersebut disebabkan status kependudukan  mereka saat ini masih beralamat di daerah pemilihan (dapil) yang sebelumnya, sementara mereka sudah pindah sejak satu tahun yang lalu.

“KPU harus mencari solusi terkait persoalan ini,” ucapnya.

Selain itu, di dapil Baloi Kebun, Batam, pihaknya juga mengkhawatirkan adanya potensi ‘TPS bodong’, mengingat ribuan warga di area itu sudah direlokasi terkait masalah lahan.

Ribuan warga itu kini ada yang pindah ke Kabil, Bengkong dan beberapa kawasan di Batam lainnya.

“Harus ada pengawasan ekstra dari KPU. Takut ada oknum tertentu yang akan melakukan kecurangan Pemilu,” tuturnya.

Taba turut meminta KPU baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat lebih intens melakukan sosialisasi Pemilu, agar target 70 persen partisipasi pemilih di Kepri tercapai.

Ia menilai, sejauh ini demam pemilu di wilayah Kepri belum melanda ke seluruh lapisan masyarakat.

“Masih ada waktu bagi KPU untuk mengejar target itu,” kata Taba.
Laporan: Mn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here