TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Polres Tanjungpinang, Polda Kepulauan Riau, menurunkan 156 Personel gabungan dalam Operasi Ketupat Seligi 2019, yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat pada perayaan Idul Fitri 1440 hijriah/2019.
“Operasi Ketupat digelar selama 13 hari terhitung dari 29 Mei 2019 sampai dengan 10 Juni 2019,” kata Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi, usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seligi 2019, di Lapangan Polres setempat, Selasa (28/5).
Ucok menjelaskan, apel gelar pasukan Operasi Ketupat ini untuk mengecek kesiapan personel, peralatan dan seluruh aspek operasi termasuk sinergitas dan solidaritas komponen penyelenggara.
Di samping itu, kata dia, kegiatan ini bermaksud untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, yang tidak lain untuk menciptakan situasi kondusif, aman dan nyaman selama lebaran.

“Kami juga sudah menyiapkan sebanyak tujuh pos pengamanan mudik lebaran yang tersebar di wilayah Tanjungpinang,” sebutnya.

Tujuh pos dimaksud antara lain, empat pos  berlokasi di Jalan Merdeka depan Hotel Furia, Ramayana Mall, Jalan Wiratno, Rimba Jaya dan Swalayan Pinang Lestari, kilometer 10 Tanjungpinang.
Kemudian ada pos pelayanan berlokasi di Bandara Raja Haji Fisabilillah, pos terpadu berlokasi di pelabuhan Sri Bintan Pura dan pos bergerak menggunakan kapal Sat Polairud.
Lanjut Ucok, Operasi Ketupat digelar secara menyeluruh di 34 Polda se-Indonesia dengan melibatkan 160.335 personel gabungan, terdiri atas 93.589 personel Polri, 13.131 personel TNI, 18.906 personel Kementerian dan Dinas terkait, 11.720 personel Satpol PP, 6.913 personel Pramuka, serta 16.076 personel organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan yang terbagi ke dalam 2.448 Pos Pengamanan, 764 Pos Pelayanan dan 174 Pos Terpadu.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here