TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengaku saat ini ada sejumlah investor dari Indonesia dan Malaysia yang mengajukan proposal untuk pengolahan sampah di Kota Tanjungpinang.
“Ada sekitar tiga investor atau perusahaan pengolahan sampah yang sudah datang ke kami,” kata Syahrul di Tanjungpinang, Kamis (27/6).
Pihaknya akan menyeleksi investor yang dianggap mampu memberikan kontribusi dan keuntungan bagi Pemko Tanjungpinang.

Para investor tersebut, kata Syahrul, telah memaparkan program pengolahan sampah di Kota Tanjungpinang. Program yang ditawarkan yakni bagaimana cara mereka mengolah sampah menjadi nol.

“Jadi kita tinggal memilih, mana yang bisa memberikan keuntungan bagi pemkot,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang, Amrialis, menyampaikan hasil pemaparan yang dipersentasekan oleh para investor tersebut sangat bagus.

“Kita sangat setuju sekali kalau memang mereka bisa, cuma ada aturan-aturan yang harus diikuti karena ini investasi daerah,” ujarnya.

Menurut Amrialis, saat ini Pemko Tanjungpinang tengah mencari ide-ide kreatif dalam hal pengolahan sampah. Karena lahan tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada di Ganet saat ini sangat terbatas, sementara produksi sampah dari tahun ke tahun terus meningkat.

Dia katakan, bahwa sampah yang masuk ke TPS Ganet mencapai 80 hingga 83 ton per hari. Bahkan, jumlah tersebut terus meningkat pasca momentum bulan puasa dan Idul Fitri 1440 Hijriah lalu.
“Sekarang sudah mencapai 90 ton lebih per hari, dan lahan semakin mengecil,” tuturnya.
Amrialis menambahkan, jika perusahaan itu mampu mengimplementasikan programnya di Kota Tanjungpinang, maka lahan yang ada di sekitar TPA tidak terkuras. Sehingga, sampah yang telah diproduksi berton-ton oleh masyarakat Kota Tanjungpinang itu nantinya akan diolah hingga tak bersisa.

“Nanti sampah itu bisa diolah menjadi kompos, bisa menjadi minyak dan menjadi macam-macam. Jadi sampah itu tidak akan menumpuk lagi,” imbuhnya.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here