TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Polsek Tanjungpinang Barat, Polres Tanjungpinang,  memanfaatkan satu unit mobil patroli keamanan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.
Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Firuddin, mengungkapkan kendaraan roda empat ini dilengkapi dengan tangki air berkapasitas satu ton, kemudian selang sepanjang 20 meter dan mesin pompa robin berukuran 6,5 Horse Power (HP) dan dua tabung gas Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
“Kendaraannya sudah siap, kemungkinan hari senin (26/8) mendatang akan kita ujicoba  peralatannya,” ungkap Firudin.
Menurut dia, upaya tersebut merupakan wujud kepedulian dan keseriusan petugas pihak kepolisian untuk konsentrasi dalam mengantisipasi terjadinya karhutla khususnya di wilayah hukum Polsek Tanjungpinang Barat.

Firudin mengharapkan, kendaraan ini dapat bermanfaat dan berguna secara baik dalam mengantisipasi terjadinya karhutla.

“Kami juga akan bersinergi dengan petugas Damkar Tanjungpinang untuk menghindari dampak karhutla yang meluas,” imbuhnya.
Dia juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar secara bersama-sama membantu dan mencegah terjadinya karhutla.
Selain itu, warga juga diimbau tidak membakar sampah dan membuka lahan dengan cara membakar yang nantinya akan berimplikasi pada hukum yang tertuang dalam UU No.32 Tahun 2009 Pasal 108 yang berbunyi
“Setiap orang yang melakukan pembakaran lahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 ayat (1) huruf h, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp3 miliar  dan paling banyak Rp10 miliar,” tegasnya.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here