TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait polemik pemilihan Ketua RT 01/RW 01, Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Kamis (02/10/2019) di ruang rapat DPRD Tanjungpinang, Senggarang.

Rapat dipimpin Ketua Sementara DPRD Tanjungpinang, Agus Djurianto dan dihadiri anggota DPRD Tanjungpinang Ria Ukur Rindu Tondang, Ashadi Selayar, Vicky Bahtiar, Dasril, Surya Admaja, Dicky Novalino dan beberapa dewan lainnya. Rapat ini juga dihadiri Bagian Hukum pemerintahan, Kabag Pemerintahan, Camat Bukit Bestari, Lurah Tanjung Unggat dan sejumlah warga RT 01 dan pihak panitia dari organisasi IPGM.

Dalam rapat tersebut, sejumlah anggota dewan dan bagian pemerintahan mendengar sejumlah warga RT 01 dan Panitia pemilihan berpendapat terlebih dahulu terkait Kronologis pemilihan Ketua RT 01 yang bisa tidak melibatkan seluruh warga setempat.

Setelah mendengar warga dan panitia berpendapat, Ketua Sementara DPRD Tanjungpinang, Agus Djurianto mengaku bahwa pemilihan Ketua RT 01 di Kelurahan Tanjung Unggat terjadi cacat prosedur. Namun, apapun hasil keputusan/rekomendasi yang dilakukan DPRD dan pemerintah diharapkan diterima oleh pihak-pihak yang berpolemik.

“Apapun keputusan yang dihasilkan tentu ada pihak yang merasa puas dan tidak puas. Namun, itulah yang harus kita terima sama-sama,” kata Agus.

Diselah-sela rapat tersebut, Ashadi Selayar sempat menjelaskan prosedur dan undang-undang Administrasi pemerintahan terkait pemilihan Ketua RT. Ia pun tampaknya telah memahami persoalan yang terjadi di RT 01. Karena itu, ia dengan tegas menyampaikan bahwa telah terjadi Maladministrasi oleh Kelurahan Tanjung Unggat.

Tidak ada bantahan terhadap penjelasan oleh Ashadi mengenai undang-undang yang berlaku dalam rapat tersebut.

Ashadi mengaku ia hanya menyampaikan aspirasi warga RT 01 meskipun bukan berada di dapilnya. Ia hanya berbicara dengan berazaskan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Begitu juga Vicky Bahtiar dan Surya Admaja mereka juga vokal di rapat tersebut. Viki mengaku memiliki bukti bahwa tidak ada pemilihan terhadap Ketua RT 01.

Singkat cerita, rapat tersebut sempat di skor sekitar 10 menit untuk Ketua DPRD sementara meremukkan lagi dengan anggota DPRD yang hadir beserta Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan, Camat dan Lurah setempat ditempat yang berbeda.

Alhasil, DPRD dan Pemerintah sepakat untuk melakukan pemilihan ulang terhadap Ketua RT 01/RW 01, Kelurahan Tanjung Unggat.

Rekomendasi DPRD untuk dilakukan pemilihan ulang Ketua RT 01 disambut tepuk tangan warga setempat.

“Terimakasih DPRD Tanjungpinang,” begitulah ucapan warga RT 01 yang gembira mendengar rekomendasi itu.

Kabag Pemerintahan Pemko Tanjungpinang, Boby Satria mengatakan, akan melaksanakan rekomendasi DPRD tersebut.

“Ya akan kita laksanakan rekomendasi DPRD,” tungkasnya.

Sedangkan Camat Bukit Bestari, Faisal Pahlevi berjanji akan mengutus petugas dari kecamatan guna mengawasi pemilihan ulang Ketua RT tersebut agar benar-benar berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Kita akan utus petugas kecamatan untuk mengawasi jalannya pemilihan Ketua RT 01 nanti,” imbuhnya.

Diketahui, Lurah Tanjung Unggat telah lima kali melakukan musyawarah terhadap warga RT 01. Namun, musyawarah itu tetap saja masih menimbulkan polemik. DPRD Kemudian mengambil alih persoalan yang terjadi dan berujung kepada RDP.
(Ak)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here