Ilustrasi Buaya. (Foto: Liputan6.com)

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Kordinator Lapangan (Korlap) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Zulfikar mengaku belum dapat berbuat apa-apa terkait adanya teror buaya berukuran 4,5 meter yang sudah memakan seekor kambing warga di daerah Kampung Bangun Sari, Kelurahan Batu 9.

Menurut Zulfikar, sepanjang RT/RW didaerah setempat belum menyurati ke BPBD pihaknya tidak bisa melakukan tindakan apapun.

Zulfikar mengaku, jika BPBD sendiri saat ini kekurangan alat dan skil untuk melakukan penangkapan buaya berukuran 4,5 meter yang saat ini masih berkeliaran di anak Sungai Thoca tersebut. Disamping itu pula kasus teror buaya ini masih belum memakan korban jiwa.

“Belum ada laporan ke kami baik itu lisan maupun tulisan. Tapi kami BPBD baru bisa bergerak jika sudah ada laporan tertulis resmi dari RT/RW atau Kelurahan,” ujar Zulfikar, Kamis (19/12) di kantornya.

Zulfikar menjelaskan, jika pekerjaan BPBD bukan menjurus ke pencarian, melainkan hanya sebatas pertolongan saat ada kejadian.

“Memang sudah kasus, tapi belum ada korban jiwa,” tungkasnya.

Zulfikar menyebutkan, harus ada kerjasama antara instansi terkait yang memiliki alat dan skil mempuni untuk menangkap ke lima ekor buaya dengan ukuran jumbo itu.

“Setidaknya harus ada tali yang kuat dan senjata untuk berjaga-jaga saat keadaan genting,” katanya.

Zulfikar menghimbau warga yang berada di Kampung Bangun Sari khususnya yang tinggal di bantaran anak Sungai Thoca untuk tidak membuang sampah dan kotoran yang memancing kedatangan buaya tersebut.

“Kita menghimbau kepada para peternak ayam atau kambing kalau bisa jangan membuang kotoran kambing maupun ayam dan sisa-sisa daging bekas di bantaran sungai itu. Mereka merasa terpancing dengan hal-hal semacam itu,” pungkasnya.

Diketahui, masyarakat di Kampung Bangun Sari merasa resah dengan kemunculan lima ekor buaya yang berukuran panjang 4,5 meter yang sering berkeliaran di area sungai dan memakan ternak hewan milik warga setempat.

(Ga)
Editor: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here