NATUNA, SIJORITODAY.com — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto melantik empat lembaga secara serentak di Gedung Sri Srindit, Senin (23/12/19).
Adapun empat lembaga yang dilantik itu adalah Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang (Kwarcab), Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK), dan Dewan Kehormatan dan Pusdiklat Kwartir Cabang Natuna Periode 2019-2024.
Pelantikan pengurus Mabicab, Kwarcab, LPK, Dewan Kehormatan dan Pusdiklat Kwartir Cabang Natuna tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Andes Putra, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD).

Dalam kepengurusan ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Wan Siswandi dilantik sebagai Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka, Kabupaten Natuna Periode 2019-2024.
Pelantikan ini juga diisi dengan pembacaan ikrar oleh Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Isdianto diikuti oleh seluruh pengurus. Dilanjutkan dengan penandatanganan naskah ikrar dan naskah pelantikan oleh Ketua Mabicab, Wan Siswandi.
Plt Gubernur Isdianto, dalam sambutan menyampaikan selamat atas amanah yang diterima baik sebagai pengurus Mabicab, Kwarcab maupun LPK Gerakan Pramuka Natuna.
Dengan harapan, pramuka ini menjadi salah satu pintu untuk menghantarkan semua pelajar dan generasi milenial menuju masa depan yang lebih baik.
Lebih lanjut, Isdianto mengingatkan kepada seluruh pengurus pramuka untuk bersama-sama menggelorakan semangat, agar mampu memberikan kebermanfaatan dengan ikhtiar menuju generasi yang jauh lebih baik.
“Saya mengharapkan kegiatan pramuka di Kabupaten Natuna mampu menjadi sebuah gerakan yang bisa ditiru oleh daerah lain, bagaimana menyelamatkan NKRI dimulai dari gerakan pramuka Kabupaten Natuna,” ucapnya.
Sementara itu, Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka, Kabupaten Natuna, Wan Siswandi dalam sambutan mengatakan bahwa, Pramuka, visi misinya dan jati dirinya tetap, sekarang yang harus garis bawahi adalah tantangannya yang semakin hari semakin besar. Kemajuan teknologi yang memberikan dampak terhadap perilaku, terutama perilaku generasi muda yang jauh lebih cepat memperoleh informasi dalam segala hal dibanding dengan para orang tuanya.
“Saat ini dengan sangat mudah bisa didapatkan beragam informasi oleh generasi baru. Tapi ada efek-efek lain yang terus terang menjadi keprihatinan kita. Diantaranya adalah kabar hoax atau juga perilaku-perilaku menyimpang yang dengan mudah kita dapatkan di dunia maya. Oleh karena itu, pendek kata begini ada sekolahan dan ada rumah, Di tengah-tengahnya itulah pramuka yang diminta untuk pendidikan karakter, ” ucapnya.
Ia menerangkan, pramuka diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter agar memiliki kebahagiaan spiritual. Orang kalau sudah memiliki kebahagiaan spiritual tidak pernah punya rasa takut terhadap masa depan. ( Iwan )
Editor: Taufik










































