TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – –¬† Polres Tanjungpinang, Kepri, mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2019 sebanyak 19 orang, angka ini meningkat dibanding tahun 2018 sebanyak 17 orang.

Sementara korban luka berat di 2019 sebanyak 1 orang, turun dibanding 2018 sebanyak 4 orang, kemudian luka ringan di 2019 sebanyak 123 orang, turun dibanding 2018 sebanyak 132 orang.

“Nilai kerugian materil Rp135 juta di tahun 2019, naik Rp76 juta dibanding tahun 2018 sebesar Rp97 juta,” kata Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal dalam konferensi pers capaian kinerja 2019 di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (31/12).

Menurut Kapolres, selama tahun 2019 ini kasus kecelakaan lalu lintas mencapai 90 kasus, angka ini juga meningkat dibanding tahun 2018 sebanyak 83 kasus.

Dari segi penyelesaian perkara, kata Iqbal, pada tahun 2019 turut mengalami kenaikan dibanding 2018 yakni dari 68 kasus menjadi 82 kasus.

“Tahun 2019 ada 1 kasus yang sudah dinyatakan P21 oleh kejaksaan, jumlah ini menurun dibanding 2018 ada 4 kasus,” jelasnya.

Iqbal menjelaskan penyebab meningkatnya kasus kecelekaan Tanjungpinang tahun 2019 didominasi kurangnya kesadaran berlalu lintas masyarakat.

“Masyarakat kita tidak semua memahami tentang teknis berkendara dan kesadaran lalu lintas,” sebutnya

Dikatakannya hampir 80 persen kecelakaan lalu lintas bahkan sampai meninggal terjadi karena tidak memakai sabuk pengaman.

Selain itu, masyarakat tidak mengenakan helm berstandar SNI saat berkendara, termasuk mengecek kelaikan kendaraan.

“Kadang warga tidak menyadari ban sudah mulai licin, dan kampas rem habis. Perlu perhatian juga, di dalam sistem pengereman rem depan 60 persen dan rem belakang 40 persen,” ucap Iqbal.

Untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan raya, lanjut dia, Polres Tanjungpinang gencar menggelar sosialisasi dan imbauan keselamatan berkendara.

“Terutama di sekolah-sekolah melalui kegiatan upacara selalu kita masukkan materi penyampaian keselamatan lalu lintas,” imbuhnya. (Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here