TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Bakamla tambah Armada dan personil guna memperketat penjagaan di perairan Natuna. Hal itu disampaikan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono kepada media di Lanudal, Tanjungpinang Kepulauan Riau, Senin (5/1) pagi.

Seperti diketahui, sejumlah kapal asing penangkap ikan milik China, hingga kini masih bertahan di Zona Tangkap Eklusif (ZTE) Perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Laksdya TNi Yudo Margono menuturkan, sejak kemarin pihak Bakamla masih melakukan patroli siaga tempur di laut Zona Tangkap Eklusif (ZTE) Natuna.

“Sampai saat ini mereka tetap bertahan. Jadi kita perkuat lagi dengan penambahan. Totalnya ada enam unsur yang siap patroli melakukan pengusiran terhadap dua Coast Guard dan satu kapal pengawas perikanan China,” kata Yudo.

Saat ditanya batas waktu, Yudo menyebutkan Bakamla tetap fokus sampai dinyatakan mereka keluar dari perairan Indonesia khususnya Natuna.

“Dalam hal ini, tidak ada batas waktu. Karena itu operasi sehari-hari yang digelar di Natuna. Karena tingkat kerawanannya maka kita kita tingkatkan pengamanan. Makanya ya soal batas waktu, sampai mereka keluar dari perairan Indonesian,” tandasnya. (TF)

Editor: Taufik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here