TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Didakwa menganiaya pelajar, Supriyanto dituntut dua tahun penjara dan membayar uang denda sebesar Rp 20 juta. Tuntutan itu disampaikan Jaksa penuntut dalam sidang di Pengadilan, Senin (06/1/2020).

“Menjatuhkan Pidana kepada terdakwa tersebut dengan pidana penjara 2 tahun penjara, dan denda Rp 20 juta subsider 6 bulan kurungan, menetapkan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan,” demikian bunyi tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang dibacakan oleh Destian.

Usai mendengarkan tuntutan yang dibacakan JPU, Sidang yang diketuai Hakim Ketua Corpioner dan hakim anggota masing-masing Ramauli Hotnaria Purba serta Eduart MP Sihaloho ini, mempersilahkan terdakwa untuk memberikan pembelaan pada sidang yang akan digelar pada Senin (13/01/2020) mendatang.

Dalam dakwaan sebelum nya, Supriyanto melakukan perbuatannya pada Rabu tanggal 17 April 2019, dimana kejadian tersebut bermula ketika anak saksi korban berada di mushola Miftahul Fallah sekira pukul 18.30 wib diajak oleh saksi satu dan saksi dua untuk pergi kerumah anak terdakwa untuk menanyakan kenapa setiap korban membawa motor selalu dihadang, lalu oleh anak terdakwa mengatakan bahwa kau bawa motor sengak.

Setalah kejadian tersebut terdakwa keluar dari rumahnya, kemudian melayangkan tendangan kepada korban PP namun dapat dielak, lalu kemudian terdakwa kembali melayangkan pukulan dengan cara meninju dan mengenai hidung korban.

Tak berhenti disitu, terdakwa kembali melakukan tendangan dan mengenai punggung korban, lalu terdakwa memukul menggunakan kayu, lalu ditangkis oleh korban dengan menggunakan tangga. (eb)

Editor: Taufik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here