TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang meluncurkan inovasi sistem pengujian emisi kendaraan angkutan barang. Acara ini dihadiri Wali Kota Tanjungpinang yang sekaligus meresmikan alat tersebut.

Walikota Tanjungpinang, H Syahrul mengatakan alat pengujian kendaraan barang ini benar-benar layak digunakan untuk dioperasikan.

“Mudah-mudahan adanya alat ini kendaraan yang digunakan masyarakat sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Syahrul.

Syahrul pun berharap tentunya dengan hal ini dapat menurunkan kecelakaan lalu lintas.

“Harapan kedepan tentu dengan adanya alat ini, semua kendaraan yang di wajibkan menurut undang-undang harus mengadakan pengujian disini, sehingga kejadian sesuatu tidak disalahkan, dan ini salah satu langkah dapat menurunkan kecelakaan lalu lintas,” tutupnya

Sementara, Kadishub Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto menjelaskan kendaraan angkutan barang harus mengikuti uji emisi ini.

“Kendaraan wajib uji adalah setiap kendaraan angkutan barang dari model pick up hingga tailer itu wajib uji, baik plat merah, kuning, hitam itu wajib uji. Kemudian bus, dan taxi,” ucap Bambang.

Bambang juga menyebut kendaraan yang tidak wajib uji yaitu sepeda motor dan mobil penumpang pribadi.

“Yang tidak wajib uji itu adalah sepeda motor, kemudian mobil penumpang pribadi yang memiliki kapasitas 8 tempat duduk yang tidak termasuk tempat duduk pengemudinya,” ujarnya. (Ham)

Editor: Taufik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here