Foto : Dok. Bea Cukai Batam

BATAM, SIJORITODAY.com– Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh jua. Itulah kalimat yang cocok buat Mister “J”. Dia diamankan petugas Bea Cukai Batam, karena kedapatan menyelundupkan 30.037 butir pil ekstasi dan 31,7 gram ekstasi yang dikemas dalam bungkusan makanan.

Kejadian ini bermula saat petugas Bea dan Cukai Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay mencurigai salah seorang penumpang di pemeriksaan x-ray Terminal Kedatangan Internasional. Kecurigaan tersebut muncul berdasarkan hasil citra x-ray yang menunjukkan keganjilan pada barang bawaannya.

“Tersangka berinisial J adalah Warga Negara Indonesia (28). Dia diamankan karena kedapatan membawa barang terlarang, yakni ekstasi yang dicampur dengan barang-barang berupa makanan ringan dengan jumlah 30.037 butir pil ekstasi dan 31,7 gram ekstasi yang dikemas dalam 11 kemasan makanan ringan,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Batam saat konferensi pers, Selasa (14/1/2020).

Selanjutnya, kata Susila Brata, tersangka dan barang bukti diserahkan kepada pihak Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau khususnya Direktorat Reserse Narkoba untuk ditindaklanjuti. Hal ini merupakan bentuk sinergi antar instansi dalam melindungi masuknya barang ilegal seperti narkoba masuk ke Indonesia.

Atas perbuatannya itu, Susila mengatakan, tersangka dapat dikenakan tuntutan pasal 112 ayat (2), 113 ayat (2) dan / atau pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda maksimum Rp10.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) ditambah dengan 1/3 (sepertiga). (laka amun mama)

Editor: Taufik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here