NATUNA, SIJORITODAY.com – – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna, Andes Putra menghadiri kegiatan STAI Forum Rembuk Bersama Pemekaran Natuna Menuju Provinsi di Kampus STAI Natuna, Kamis (23/1/2020).

Kegiatan ini di buka secara resmi oleh, Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti yang di hadir, Ketua STAI Natuna, Kartubi, Ketua LAM, Wan Zauwali, Pimpinan Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Mahasiswa/Mahasiswi Stai Natuna.

Dalam sambutan, Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung apa yang dinginkan sekarang ini tentang pemekaran Natuna-Anambas untuk menjadi Provinsi khusus.

“Mari kita gaungkan keinginan kita untuk menjadikan Natuna-Anambas menjadi Provinsi khusus,” ungkap Ngesti.

Lanjut Ngesti, keinginan ini sudah lama diwacanakan, mulai dari Mantan Bupati Natuna 2006-2011 Daeng Rusnadi. Beliau sudah membuat wacana untuk pemekaran Natuna menjadi provinsi. Dengan melihat potensi Sumber Daya Alam (SDA) Natuna yang melimpah, sepertinya sudah layak Natuna untuk menyandang provinsi. Selain itu, Natuna juga berbatas langsung dengan 9 Negara, sehingga Natuna tidak layak lagi menjadi Kabupaten, tetapi harus menjdi provinsi.

“Apakah kita ingin seperti ini terus, sehingga pemerintah kita tidak ada lagi kewenangan dalam menggelola laut, karena ini semua sudah dialihkan ke provinsi melalui undang-undang yang baru. Sedangkan saat ini hasil laut kita sangat menjanjikan, mulai dari Migas dan Perikanan, ” ungkapnya.

Menurut Ngesti, pemekaran Natuna menjadi provinsi bukan karena adanya sengketa di laut Natuna Utara. Tetap wacana ini sudah diagendakan beberapa tahun yang lalu.

Mengenai illegal fising tersebut, kata Ngesti sudah lama hanya saja tidak terekspose. Sedangkan wacana pemekeran provinsi sudah lama kita gaungkan. Jadi, tidak ada hubungannya antara sengketa laut Natuna Utara dengan pemekaran provinsi.

“Tahun 2014 kita sudah usulkan untuk pemekaran 2 Kabupaten baru (Natuna Barat dan Natuna Selatan). Tapi sekarang ini kita akan memperjuangkan untuk Natuna – Anambas menjadi Provinsi khusus, ” tegas ngesti.

Jika ingin berjuang, kata Ngesti, jangan setengah-setengah. Harus dapatkan apa yang kita inginkan dari perjuangan tersebut. Mari kita satukan tangan dan pemikiran kita.

Sementara itu, Ketua DPRD Natuna, Andes Putra kepada sejumlah awak media menyampaikan bahwa dirinya tetap menginginkan kabupaten yang berada diujung Utara NKRI ini, dapat dimekarkan menjadi provinsi khusus.

“Kami DPRD Natuna sangat mendukung Natuna di jadikan Provinsi Khusus, Sebab hal itu sudah lama ditunggu-tunggu oleh masyarakat, ” ucapnya.

Kata Andes, pemekaran Provinsi Khusus Natuna akan membawa dampak positif bagi daerah setempat, demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan perekonomian masyarakat.

“Intinya kita ingin mempunyai kekuasaan penuh terhadap laut sebagai sumber pendapatan utama masyarakat kita. Selain itu, jika status kita sudah provinsi penjagaan terhadap laut kita juga akan semakin intens, karena hanya terfukus kepada Natuna dan Anambas saja,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua STAI Natuna, Kartubk, Ketua LAM, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Gabungan Ormas, dan Mahasiswa/mahasiwi STAI Natuna. (Iwan)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here