TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) asal Tanjungpinang yang diduga terpapar virus corona, akan menjalani pemeriksaan tenggorokan.

Disebutkannya, masa observasi terhadap 7 WNI tersebut akan berakhir pada 13 Febuari 2020.

“Masa inkubasi untuk dilakukan observasi ini selama 14 hari,” Kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Rustam saat konfrensi Pers, Senin (10/02/2020).

Saat ini, kata Kata Kadis Kesehatan, ketujuh WNI tersebut masih menjalani karantina rumah. Tim medis melakukan pemeriksaan sebanyak 2 kali dalam sehari.

“Kondisinya sampai saat ini sehat, dan tidak ada ditemukan gejala virus corona. Untuk memastikan semuanya, tinggal menunggu nantinya hasil laboratorium saja,” ujarnya.

Sementara, Kapolres Tanjungpinang, Muhammad Iqbal yang hadir dalam konfrensi pers memberikan keterangan indikator-indikator terjangkit virus corona yaitu demam tinggi, jika itu terjadi didalam scanning maka akan langsung dilakukan isolasi.

“Jadi disampaikan bahwa kabid dokter dari Polda Kepri sudah menyampaikan bahwa pada hari minggu kemarin kita lakukan rangkaian pemeriksaan scanning bahwa indikator-indikator yang terjangkit corona itu demam tinggi itu udah merupakan langsung kita isolasi,” ujarnya.

Kapolres Tanjungpinang juga menjelaskan terkait informasi Kementerian Singapura yang menduga enam suspect terjangkit virus corona.

“Dari pada Dinkes sendiri sudah memberikan garansi 95% bahwa 6 orang suspect infonya dari kementerian singapura, itu tidak ada terjangkit virus corona,” ucapnya.

Kapolres juga mengharapkan isu-isu terkait virus corona yang berkembang tidak membuat keserahan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

“Saya selaku Kapolres Tanjungpinang tentunya mengharapkan bahwa hal ini tidak menjadi isu berkembang yang negatif dan menjadi keresahan dan kekhawatirkan,” tutupnya. (Ham)

Editor: Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here