PEKANBARU, SIJORITODAY.com — Tagihan listrik pada penerangan jalan umum (PJU) di Kota Pekan Baru sempat membengkak. Oleh karenanya, Pemerintah setempat berencana konversi lampu konvensional menjadi lampu LHE (Lampu Hemat Energi) pada Penerangan Jalan Umum (PJU) wilayah Kota Pekanbaru.

Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru Yuliarso mengungkapkan pada tahun anggaran 2019 lalu, Pemerintah setempat telah menganggarkan untuk pembiayaan listrik PLN sebesar Rp12 miliar yang sebelumnya Rp5 miliar.

Dikatakannya, adanya tagihan pada PJU non meteran sehingga terjadi kenaikan jumlah anggaran. Padahal, lanjut Yuliarso, pemasangan PJU tersebut dipasang secara swasembada oleh warga.

“Dari pendataan dan klarifikasi terhadap PJU non meteran yang dilakukan sejak dari tahun 2017 oleh Dishub dengan pihak PLN, disepakati sebanyak 27.493 titik PJU non meteran yang menjadi beban biaya tagihan listrik Pemko dengan penghitungan pemakain sebesar 5.035.388 kwh atau setara dengan tagihan listrik sebesar Rp. 7.388.327.371,” terang Yuliarso.

Menyikapi persoalan tersebut, sebut Yuliarso, Pemko Pekanbaru pada APBD Perubahan 2018 telah melakukan pengadaan 27000 lampu hemat energi (LHE) untuk penggantian lampu pada titik PJU non meteran yang dipasang oleh masyarakat setempat, dan penghitungan Kwh di dua kali lipatkan oleh pihak PLN terhadap pemasangan bola lampu diatas seratus watt berdasarkan Surat Edararan Direksi PLN Nomor 22 Tahun 2003.

“Penggantian LHE ini berpengaruh terhadap tagihan listrik PLN yang mengalami penurunan menjadi Rp. 9 miliar pada tahun anggaran 2019,” tutur Yuliarso.

Ditempat terpisah, Kepala Bidang Sarana Dan Prasarana (Kabid KTSP) Ardi Dwisasti mengatakan bahwa terhadap Pemasangan LHE dan pemasangan meteran listrik sudah dilaksanakan di tahun anggaran 2019 secara swakelola.

“Dishub dalam melaksanakan pekerjaan tersebut dilakukan pada siang hari dan malam hari, karena pekerjaan tersebut kita bagi dua shif. Ditahun anggaran 2020 ini terus dilakukan pemantauan dalam rangka pengawasan dan perawatan,” ujarnya.

Sementara, Manager PLN Area Pekanbaru Himawan diruang kerjanya mengatakan pihaknya turut mendukung program Dishub untuk menekan biaya tagihan listrik. Bahkan, tambah Himawan, Dishub Pekanbaru telah menjalankan program yakni, pemasangan LHE, pemamasangan meteran listrik dan pembongkaran listrik ilegal. (Superleni)

Editor: Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here