NATUNA, SIJORITODAY.com – – Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal dan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti menghadiri kegiatan Dzikir dan Do’a bersama di Masjid Agung Natuna, Kamis (06/02/2020) malam.

Dzikir dan Do’a bersama dengan Tema ” Dari Natuna Selamatkan Indonesia ” yang di gelar oleh KNPI Natuna, dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Prof. Dr. H. Mahfud MD, Menteri Kesehatan RI  Letjen TNI (Purn) dr. Terawan Agus Putranto, Kepala BNPB RI Letjen TNI Doni Manardo, Pangkogabwilhan 1 Laksdya TNI Yudo Margono, Perwakilan dari Kapolri Irjen Pol Drs. Latoria Latif beserta rombongan dan para awak media, baik dari dalam maupun luar daerah Natuna.

Sambutan Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal dalan sambutan menyampaikan bahwasannya kita harus bersama-sama memanjatkan do’a untuk memohon kepada Allah SWT agar kita semua diberikan keselamatan, kesehatan kesejukan dan kedamaian, setelah apa yang telah terjadi di daerah kita akhir-akhir ini.

” Saya berharap semoga apa yang telah kita kerjakan mendapatkan ridho dari Allah SWT dan manfaat yang baik pula baik untuk diri kita, masyarakat, daerah Kabupaten Natuna serta Bangsa Indonesia secara umum, ” ucap hamid.

Ia juga mengajak semua jama’ah mendoakna saudara WNI yang baru datang dari Kota Wuhan, China, yang saat ini sedang menjalani observasi selama 14 Hari. supaya semua masyarakat sebangsa dan setanah air yang berhasil dievakuasi dari negeri tirai bambu itu, diberikan kesehatan dan keselamatan. Begitu pula bagi masyarakat Natuna dan seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Sambutan Menkpolhukam RI Prof. Dr. H. Muhammad Mahfud MD

Sementara itu, Menkpolhukam RI Prof. Dr. H. Muhammad Mahfud MD dalam kata sambutan menyampaikan bahwa dirinya bersama rombongan sengaja hadir dalam acara Istighosah tersebut, untuk bersama-sama masyarakat Natuna memohon pertolongan kepada Allah SWT dalam menghadapi musibah tertentu atau dalam menangkal musibah tertentu.

Mahfud menyampaikan, bahwa para WNI yang dievakusi Pemerintah dari Kota Wuhan, China, tersebut, hingga saat ini dalam keadaan sehat. Seperti diketahui bahwa dibeberapa wilayah di Tiongkok, saat ini sedang dilanda mewabahnya virus novel corona, yang terkenal mematikan.

Mahfud menambahkan, bahwa sesuai standart ketentuan dari organisasi kesehatan dunia atau WHO, setiap negara yang mengevakuasi warganya dari negeri panda tersebut, harus melakukan langkah observasi selama 2 pekan terhadap warganya tersebut, dan harus dilakukan didaratan.

” Oleh karna itu, Saya mengajak semua untuk melakukan Istighosah untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT, agar kita semua terhindar dari musibah dan segala bentuk penyakit yang saat ini menjadi keresahan bagi warga diseluruh dunia, ” ucapnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, yang telah mengundang dan mengajak untuk bersama-sama melakukan istighosah.

Para Msayarakat Natuna

Acara di lanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan obat-obatan untuk masyarakat Natuna dan WNI yang di observasi, serta Dzikir bersama yang dipandu oleh Imam besar Masjid Agung Kabupaten Natuna H. Tirtayasa

Hadir dalam kegiatan ini, Sekda, Wan Siswandj, Ketua DPRD Natuna, Andes Putra, Wakil Ketua I Daeng Ganda Rahmatullah, Wakil Ketua II, Jarmin Sidik beserta Anggota DPRD Natuna, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dab Masyarakat.(Iwan)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here