PEKANBARU, SIJORITODAY.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan tersangka Bupati nonaktif Bengkalis Amril Mukminin.

Hal itu disampaikan Juru bicara KPK, Ali Fikri kepada awak media ini, Selasa (25/2/20) kemarin.

Menurut Ali Fikri, Perpanjangan dilakukan selama 40 hari untuk kepentingan penyidikan.

“Penyidik KPK mulai 26 februari sampai 5 April 2020 atau selama 40 hari kedepan, memperpanjang penahanan Amril Mukminin Bupati Bengkalis di Rutan Kelas 1 Jakarta Timur cabang KPK atau K4,” ucap Ali Fikri.

Dalam kasus ini, Amri ditahan KPK terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pada proyek peningkatan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih.

KPK juga menetapkan satu pihak swasta MM alias AAN. MM adalah direktur PT Mitra Bungo Abadi. Dimana terhadap tersangka MM Alias AAN telah ditahan KPK Sejak 31 Oktober 2019 lalu.

Dalam konstruksi perkara, KPK menduga upaya pemberian uang Rp 5,6 miliar dari MM alias AAN kepada Amri dalam rentang 2016-2017 terkait fee ijin proyek-peningkatan jalan Batu Panjang – Pangkalan Nyirih.

Diduga pemberian tersebut merupakan bagian dari commitment untuk memuluskan proyek jalan tersebut.

Atas perbuatannya disangkakan telah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi.

Penulis: Superleni
Editor: Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here