BINTAN, SIJORITODAY.com — Dampak virus corona atau Covid-19 menyebabkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau turun 50 persen.

“Turun 50 persen atau Rp7 miliar akibat wabah Covid-19,” kata Bupati Bintan, Apri Sujadi, Kamis (27/2/20).

Apri Sujadi menyebut selama periode Januari-Februari 2020 ini PAD pariwisata di Bintan hanya meraup Rp7 miliar, sementara periode yang sama tahun 2019 mampu mengantongi Rp14 miliar.

Apri pun tak menampik, sejak dua bulan terakhir industri wisata di Bintan lesu imbas penyebaran Covid-19 ke sejumlah negara.

Resort dan penginapan sepi dari kunjungan wisatawan mancanegara, bahkan ada yang berhenti beroperasi buat sementara waktu.

“Selama ini Kepri, khususnya Bintan sangat bergantung dengan turis Tiongkok dan Singapura. Nah, kondisi ini semakin sulit setelah Tiongkok melarang warganya berpergian ke luar negeri. Demikian pula Singapura yang meminta warganya turut mengurangi perjalanan ke luar negeri,” sebut Apri.

Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini, Pemkab Bintan bersama instansi terkait akan melakukan audiensi dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.

“Kami ingin menyampaikan hasil dari keluhan dan laporan para pengusaha hotel tentang penurunan jumlah kunjungan turis dan sepinya penginapan,” ucap Apri.

Politisi Demokrat itu juga mengharapkan pengusaha hotel dan pemerintah dapat bergandeng tangan menyiasati dampak fenomena Covid-19.

Menurutnya, perlu pembenahan strategi mengantisipasi Covid-19 seperti, menggelar even pariwisata dengan segmen turis asing dan lokal.

Kemudian, para pengusaha hotel diharapkan dapat memberikan diskon atau tarif penginapan berbeda antara turis asing dan lokal.

“Dunia pariwisata kita harus bangkit dan berbenah dan tidak boleh menunggu hingga virus ini mereda. Maka itu, kita harus menggali segmen dan pangsa pasar pariwisata, khususnya dalam target waktu jangka pendek,” tuturnya.

Penulis: Mn
Editor: Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here