BAGANSIAPIAPI– Puluhan tenaga kerja Indonesia dari Malaysia dipulangkan setelah Negeri Jiran memberlakukan penutupan wilayah atau lockdown untuk mencegah naiknya tingkat infeksi COVID-19.

Meskipun kembali dari negara yang bukan merupakan pusat penyebaran penyakit tersebut tapi untuk memastikan tidak ada infeksi dari luar negeri, karantina tetap harus dilaksanakan, baik karantina yang difasilitasi pemerintah ataupun mandiri.

Foto : liputan 6

Menurut Kadiskominfo Rokan Hilir, Hermanto, Pemerintah setempat akan melakukan tracing atau melacak posisi alamat warga yang sempat menjalani karantina selama 14 hari di Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

“Data itu kita peroleh dari Kominfo Propinsi Riau bahwa ada saudara kita yang pulang dari Malaysia, termasuk warga Rohil sebanyak 16 orang. Mereka saat ini berada di Tanjung Balai Karimun dan dikarantina selama 14 hari,” kata Kadiskominfo Rokan Hilir, Hermanto, Jumat (27/3/2020) kemarin.

Sebab, kata Hermanto, seluruh WNI diperiksa lebih lanjut dan jika dinyatakan negatif virus corona, baru diperbolehkan melanjutkan perjalanan kembali ke kampung halamannya masing masing. Setelah sampai di Rokan Hilir, sambung Hermanto, pihaknya tetap melakukan pengawasan ulang atau diawasi terhadap 16 TKI tersebut.

“Bagaimanapun kita tetap waspada, tracing ini tetap kita lakukan guna antisipasi virus Corona di Kabupaten Rokan Hilir,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, hingga saat ini, tim tanggap (Covid-19) Gugus Tugas Rokan Hilir sudah mendata sebanyak 624 Orang Dibawah Pengawasan (ODP). Dari data ODP tersebut, diantaranya adalah Puskesmas Bagansiapiapi sebanyak 21 orang, Bagan Punak 23 orang, Sinaboi 4 orang, Pedamaran 9 orang, Bentayan 10 orang, Rimba Melintang 9 orang, Bangko Kanan 77 orang, Bangko Jaya 21 orang, Tanah Putih 11 orang, Sedinginan 15 orang, Tanjung Medan 3 orang, Pujud 38 orang, Rantau Kopar 5 orang, Balai Jaya 150 orang dan Bagan Batu 62 orang.

Kemudian, data ODP di puskesmas Bortrem sebanyak 1 orang, Simpang Kanan 19 orang, Rantau Panjang Kiri 19 orang, Teluk Merbau 25 orang dan Penipahan 102 orang. Sedangkan RSUD Pratomo dan RS Cahaya Nihil.

Penulis: Heri Chandra Winata P
Editor: Taufik. K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here