TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto menyerahkan insentif beserta piagam penghargaan kepada tenaga medis yang menangani pasien COVID-19 di RSUD Ahmad Tabib Kepri, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (30/3).

Penerima Insentif sendiri dibagi ke dalam tiga ring, pertama dokter spesialis, dokter umum atau perawat yang bersentuhan langsung di dalam ruang Isolasi.

Kedua, dokter perawat lainnya yang berada di labor yang menunjang dalam pemeriksaan sebelum masuk keruang Isolasi, dan ketiga dan tenaga penunjang lainnya.

Adapun besaran Insentif terbagi atas dokter sebesar Rp4.730.000 rata-rata per bulan, perawat sebesar Rp2.750.000 rata-rata per bulan, dan tenaga penunjang lainnya sebesar Rp1.650.000 rata-rata per bulan.

Dalam sambutannya, Isdianto, menyebut insentif diberikan sebagai bentuk penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para tenaga medis beserta tenaga kesehatan lainnya atas kerja keras dan sumbangsihnya selama dalam kondisi tanggap darurat atas pandemi COVID-19 ini.

“Saya atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat mengucapkan terimakasih kepada tenaga medis dan tenaga penunjang lainnya atas jasa bhakti yang diberikan untuk Kepri, jangan sampai surut melaksankan tugas, yakinlah virus ini akan segera berlalu,” ujar Isdianto.

Meskipun hingga kini, kata Isdianto, kebutuhan kelengkapan seperti Alat Pelindung Diri (APD) belum sepenuhnya maksimal, pemerintah pun akan terus berusaha untuk mengatasinya.

“Sebanyak 2 ribu set telah tiba dari Pemerintah Pusat, nanti kami akan ajukan lagi sebanyak 10 ribu set,” ungkap Isdianto.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, Elviana Sandri mengawali mengatakan bahwa RSUD sendiri telah ditunjuk Kementerian Kesehatan sebagai salah satu rumah sakit rujukan. Hingga kini telah melayani sejumlah pasien sebanyak 29 orang.

“Dua orang terkonformasi positif dan masih dirawat, sedangkan 17 orang yang dinyatakan negatif dan telah dipulangkan dalam kondisi sehat, namun kita juga terus memberikan edukasi serta pemantauan bersama Dinas Kesehatan,” kata Elviana.

Selain itu lanjut Elviana, RSUD juga telah menambah 1 ruangan lagi untuk menampung Pasien Dalam Pemeriksaan (PDP) beserta tenaga ahli juga telah disiapkan.

“Sedangkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) telah tiba meskipun belum cukup namun target kita dalam seminggu kedepan dapat tercukupi,” lanjutnya.

Penulis: Mn
Editor: Taufik. K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here