BINTAN, SIJORITODAY.com – – Komite Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Bintan menolak keras TKA asal China yang baru datang untuk bekerja di PT BAI di Galang Batang, Bintan.

“Masyarakat disuruh diam di rumah untuk menjaga keadaan kesehatan terkait Covid-19. Tapi kenapa TKA China dibiarkan masuk ke daerah Bintan,” Kata Humas KBTI Bintan, Rahmad Hidayat saat mendatangi Kantor PT BAI, Rabu (1/4/2020).

Rahmat juga memastikan kebenaran bahwa para TKA China tersebut memang ada disana.

Bahkan, kata dia, Pemkab Bintan juga sudah melakukan pemantauan langsung ke perusahaan milik Santoni tersebut.

Pihaknya pun mendukung pemerintah dalam hal ini pemkab Bintan, untuk segera memulangkan TKA itu ke negara asal nya.

“Apapun alasannya, pulangkan mereka,” ungkap Rahmat.

“Jangan anggap daerah ini tak bertuan, ini negara semua ada aturan. Kami siap di garda terdepan buat jaga negara ini,” tegasnya lagi.

Sebelumnya diketahui, sekitar 39 TKA China tiba ke Bintan melalui Jakarta kemudian terbang ke Batam, lalu menyeberang ke Pelabuhan Bulang Linggi di Tanjunguban, Bintan, Selasa (31/3).

Setibanya di pelabuhan, para TKA tersebut sempat diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Namun, tidak ada yang terindikasi virus corona.

“Mereka bawa surat keterangan sehat dari negaranya,” ujar Kepala KKP Tanjungpinang, Agus Jamaludin.

Kendati demikian, KKP tidak dapat memastikan tujuan TKA tersebut datang ke Bintan, apakah terkait pekerjaan atau tidak.
(Mn)
Editor: Akok

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here